Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA DERAJAT MEROKOK DENGAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE BERDASARKAN GERDQ
Pengarang
DEBI TRIANA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1607101010111
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Gastroesophageal Refluks Disease (GERD) merupakan suatu keadaan patologis yang disebabkan oleh refluks kandungan lambung ke dalam esofagus. Gejala utama yang dirasakan oleh penderita GERD yaitu heartburn, regurgitasi asam, disfagia, nyeri dada dan mual. GERD dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah merokok. Merokok dapat menyebabkan peningkatan frekuensi terjadinya GERD dengan cara menurunkan tonus Lower Esophageal Sphincter (LES) sehingga dapat menyebabkan terjadinya refluks dari isi lambung menuju ke esofagus dan juga dapat mengurangi dari sekresi saliva bikarbonat yang dapat menetralkan asam lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat merokok dengan Gastroesophageal Reflux Disease berdasarkan GERDQ. Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Responden penelitian sebanyak 66 orang dimana pemilihan sampel dilakukan secara non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square (p-value < 0,05). Hasil analisis data didapatkan nilai p-value = 0,003. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan antara derajat merokok dengan Gastroesophageal Reflux Disease berdasarkan GERDQ.
Kata Kunci : Derajat Merokok, Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
Tidak Tersedia Deskripsi
SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE QUESTIONNAIRE DAN FREQUENCY SCALE FOR THE SYMPTOMS OF GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE DALAM MENDIAGNOSA PENYAKIT REFLUKS GASTROESOFAGEAL (Shahnaz Rizka, 2015)
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TERJADINYA GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (BUNGA FAUZA FITRI AJJAH, 2020)
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI KOPI DENGAN KEJADIAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (ISWAN RAMDHANA, 2018)
HUBUNGAN OBESITAS TERHADAP KEJADIAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Amelia Wijaya Agustin, 2015)
GAMBARAN LAJU ALIRAN SALIVA TANPA STIMULASI PADA PASIEN TERINDIKASI GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) DI RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Fajri Eka Wardana, 2016)