PEMANFAATAN AMPAS TEBU DALAM PEMBUATAN KERTAS SENI UNTUK PRODUK KERAJINAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMANFAATAN AMPAS TEBU DALAM PEMBUATAN KERTAS SENI UNTUK PRODUK KERAJINAN


Pengarang

SITI KHADIJAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506104010052

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Siti Khadijah, 2019. Pemanfaatan Ampas Tebu dalam Pembuatan Kertas Seni untuk Produk Kerajinan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
(1) Novita, S.Pd,. MA (2) Fadhillah, M.Pd
Kata Kunci : Ampas Tebu, Kertas Seni, Produk Kerajinan
Ampas tebu adalah residu dari proses penggilingan tanaman tebu, tanaman ini sangat diminati oleh masyarakat karena menghasilkan air tebu, ampas tebu mempunyai sifat serat yang hampir sama dengan sifat serat kayu daun lebar. Hal ini yang mendasari pemilihan ampas tebu sebagai bahan alternatif pembuat kertas seni untuk produk kerajinan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemanfaatan ampas tebu sebagai bahan utama untuk pembuatan kertas seni dengan menggunakan metode organosolv, mengaplikasikan kreativitas kertas seni dari pemanfaatan ampas tebu untuk produk kerajinan.Untuk mengetahui respon responden terhadap kertas seni dan pengaplikasiannya pada produk kerajinan lampu hias. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan yaitu dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik kepustakaan, dokumentasi, eksperimen terapan dan analisis data. Hasil penelitian menyatakan 50% konsumen sangat menyukai produk lampu hias model 1, dan sebanyak 67,5% sangat menyukai produk lampu hias model 2, dan hampir seluruhnya sangat menyukai produk lampu hias model 3 yaitu 82,5 %. Berdasarkan presentase tersebut dapat disimpulkan bahwa dari ketiga model lampu hias yang dihasilkan dari peneliti ini, lampu hias model 3 merupakan model yang sangat disukai dan diminati dengan berdasarkan bentuk dan motifnya. Diharapkan mahasiswa dan masyarakat dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilannya dalam memanfaatkan ampas tebu yang tidak terpakai lagi menjadi produk yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK