<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="66646">
 <titleInfo>
  <title>MODIFIKASI MATA PISAU ROTARY VERTIKAL TIPE BERGERIGI PADA ALAT KEPRAS TRAKTOR RODA DUA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aidil Fitra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Proses budidaya tebu terdapat dua cara dalam  penanaman. Pertama dengan  cara Plant  Cane dan  kedua  dengan Ratoon  Cane. Plant Cane adalah tanaman  tebu  yang  ditanam  dilahan  baru  atau  bongkaran  setelah  panen. Lahan tersebut  harus  diolah  dulu  sebelum  ditanami. Sedangkan Ratoon  Cane adalah  tanaman  tebu  yang  tumbuh  kembali  dari  jaringan  batang  yang  tertinggal  dalam tanah setelah tebu ditebang dan dikepras. Proses pemanenan atau penebangan tebu merupakan kegiatan yang dilakukan  untuk memungut hasil melalui pemotongan batang tebu pada bagian pangkal 10-20 cm dari permukaan  guludan.  Penebangan umumnya dilakukan secara manual menggunakan alat potong berupa golok atau sabit. Pengeprasan tebu merupakan pemotongan sisa-sisa tunggul tebu setelah  penebangan yang dilakukan pada  posisi  tepat atau lebih rendah dari permukaan guludan. Penggunaan mesin yang semakin berkembang dan mempunyai inovasi baru yang mana mesin kepras tebu yang di modifikasi dengan  mata pisau tipe rotary vartikal tipe bergerigi pada kepras traktor  roda dua yang  mana bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari tebu. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi mata  pisau untuk malakukan pengeprasan tebu dengan tipe mata bergerigi dengan keceptan mesin 1500 rpm. Alat kepras ini menggunakan sistem transmisi sabuk pulley dan tranmisi gearbox menggunakan  rantai-sporket, dengan daya kecapatan daya potong  sebesar 2464,9 watt atau 3,2 HP, dengan tiga kali perlakuan sama pada tiga guludan dengan 18 tunggul tebu setiap guludannya. Dengan desain mata pisau tipe bergerigi hasil keprasan yang dihasilkan 80,25%  denga  rata tunggul  tebu  utuh  54  setiap  guludan  dengan  kedalaman  keprasan  9,80 cm dan lebar keprsan 40 cm.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Tanaman Tebu, Mesin kepras tebu, kualitas kepras.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>66646</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-18 10:54:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-18 11:08:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>