PENGARUH DOSIS HERBISIDA OKSIFLUORFEN DAN PENDIMETHALIN TERHADAP PERUBAHAN KOMPOSISI GULMA PADA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH DOSIS HERBISIDA OKSIFLUORFEN DAN PENDIMETHALIN TERHADAP PERUBAHAN KOMPOSISI GULMA PADA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL)


Pengarang

Yoga Agustiawan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505101050013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

633.34

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan komposisi gulma akibat jenis dan dosis herbisida oksifluorfen dan pendimethalin serta interaksi antara keduanya pada tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2019 di Desa Rumpeet dan Laboratorium Ilmu Gulma Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 2 x 5 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu jenis herbisida yang terdiri dari 2 taraf (Oksifluorfen dan Pendimethalin) dan dosis herbisida yang terdiri dari 5 taraf (Kontrol, 0,5, 1, 1,5 dan 2 kg b.a ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis herbisida berpengaruh terhadap persentase pengendalian gulma 21, 35 dan 49 HST, persentase penutupan gulma 35 dan 49, jumlah spesies gulma 63 HST dan bobot kering gulma 35 dan 49 HST, perlakuan terbaik dijumpai pada jenis herbisida oksifluorfen. Dosis herbisida berpengaruh terhadap persentase pengendalian gulma, persentase penutupan gulma, jumlah spesies gulma, jumlah populasi gulma pada semua waktu pengamatan dan bobot kering gulma 35, 63 HST dan saat panen, perlakuan terbaik dijumpai pada dosis herbisida 0,5 kg b.a ha-1. Terdapat interaksi antara jenis dan dosis herbisida terhadap persentase pengendalian gulma 21 dan 63 HST serta persentase penutupan gulma 21 dan 49 HST, perlakuan terbaik dijumpai pada kombinasi herbisida oksifluorfen dengan dosis 1,5 kg b.a ha-1. Terdapat perubahan komposisi gulma akibat aplikasi herbisida dari Cleoma viscosa (SDR=19,27%) yang dominan menjadi gulma Cyperus rotundus (SDR=46,33%).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK