<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="66582">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SUHU, KELEMBABAN DAN KECEPATAN ANGIN PADA BANGUNAN RUMAH KACA MENGGUNAKAN ARDUINO :</title>
  <subTitle>STUDI KASUS DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Sundari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Pengukuran suhu, kelembaban dan kecepatan angin pada bangunan Rumah Kaca II Fakultas Pertanaian Universitas Syiah Kuala diperlukan untuk mengetahui seberapa tinggi suhu dan kelembaban yang ada di dalam Rumah Kaca II serta untuk mengetahui seberapa kencang angin di dalamnya, pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui  kelayakan Rumah Kaca II. Pengukuran suhu dan kelembaban diukur dengan menggunkan Arduino dengan menggunakan sensor DHT22 dan untuk pengukuran kecepatan angin menggunakan  Anemometer. Data yang telah didapat kemudian diolah menggunakan metode statistik deskriptif kemudian data yang telah diolah digunakan untuk menilai kelayakan Rumah Kaca II. Bentuk Rumah Kaca II Fakultas Pertanaian Universitas Syiah Kuala tidak cocok digunakan pada daerah yang beriklim tropis, karena bentuk Rumah Kaca II temasuk kedalam Greenhouse tipe Even Span, dimana tipe ini memiliki bentuk yang sama seperti betuk atap rumah dengan konstruksi dinding yang tegak dan atap miring simetris dan ini merupakan bentuk Greenhouse untuk daerah subtropis. Sedangkan bentuk Greenhouse yang cocok didaerah yang beriklim tropis yaitu Greenhouse tipe semi monitor, standar peak dan  modified arch, karena Greenhouse tipe ini memiliki bukaan ventilasi di bagian atap dan bukaan ventilasi ini dibuat agar udara bersuhu tinggi dalam Greenhouse  dapat ke luar dengan lancar. Dari data hasil pengukuran dapat disimpulkan bahwa Rumah Kaca II tidak layak digunakan untuk budidaya tanaman yang biasanya dibudidaya pada Greenhouse seperti selada, kangkung, tomat dan pakcoy, karena memiliki suhu yang tinggi mencapai 47 ?C dengan kelembaban 32 % serta kecepatan angin 0 m/s.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Rumah Kaca II, Arduino, Suhu, Kelembaban, Kecepatan Angin&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>CLIMITALOGY</topic>
 </subject>
 <classification>551.6&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>66582</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-17 16:26:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-26 10:30:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>