<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6635">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEH HIJAU TERHADAP JUMLAH EOSINOFIL DARAH TEPI PADA PENDERITA RHINTIS ALERGIKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Febri Yona</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Teh hijau adalah teh yang berasal dari tanaman teh (Camellia sinensis) yang pengolahannya tanpa proses oksidasi. Rinitis alergiika adalah kelainan pada hidung dengan gejala bersin-bersin, hidung berair, hidung gatal, dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar alergen yang diperantarai oleh Imunoglobulin E (Ig E). Salah satu faktor yang mempengaharui geiala rinitis alergika adalah kadar eosinofil darah tepi. Eosinofil menyebabkan peningkatan sekresi mukus, fibrosis subepitel, dan hiperresponilf hidung, sehingga kadar eosinofil harus diturunkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak teh hijau terladip jumlah eosinofil darah tepi pada penderita rinitis alergika. Jenis penelitian Quasi experimental dengan rancangan Pre and Post Test Design. Sampel penelitian ada 12 orang penderita rinitis alergika yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu 6 orang kelompok kontrol dan 6 orang kelompok perlakuan. Perlapuan yang diberikan adalah pemberian kapsul ekstrak teh hijau 350 mg dua Kali sehari selama dua minggu. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan uji U-Mann whitney. Hasil Penelitian ini menunjukkan kadar eosinofil darah tepi seltelah pemberian ekstrak teh hijau selama dua minggu didapatkan hasil nilai p=1,00. Hasil penelitian dapat disimpulkan pemberian ekstrak teh hijau tidak berpengaruh terhadap kadar eosinofil darah tepi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Teh hijau, Eosinofil, Rinitis Alergika&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ALLERGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CAMELLIA SINENSIS</topic>
 </subject>
 <classification>616.97</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6635</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-06-23 21:16:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-21 09:39:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>