HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS MELIHAT JARAK DEKAT DAN AKTIVITAS DI LUAR RUANGAN DENGAN MIOPIA PADA SISWA SMPN 19 PERCONTOHAN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS MELIHAT JARAK DEKAT DAN AKTIVITAS DI LUAR RUANGAN DENGAN MIOPIA PADA SISWA SMPN 19 PERCONTOHAN BANDA ACEH


Pengarang

RIKA FARHANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1607101010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.755

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prevalensi miopia terus meningkat setiap tahun dan didominasi oleh usia 7—19 tahun. Tingginya aktivitas melihat jarak dekat dan rendahnya aktivitas di luar ruangan merupakan salah satu faktor risiko miopia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas melihat jarak dekat dan aktivitas di luar ruangan dengan miopia pada siswa SMPN 19 Percontohan Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional . Sampel penelitian adalah 100 siswa kelas IX SMPN 19 Percontohan Banda Aceh. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling. Pemeriksaan status refraksi menggunakan snellen chart, pinhole, dan trial lens. Siswa dengan miopia dan emetropia mengisi kuisioner penelitian. Uji hipotesis yang digunakan adalah regresi logistik. Sebanyak 32 siswa (25,8%) mengalami miopia. Rata-rata waktu yang dihabiskan untuk aktivitas melihat jarak dekat selama 20,73 jam dan aktivitas di luar ruangan selama 8,17 jam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingginya aktivitas melihat jarak dekat dan rendahnya aktivitas di luar ruangan dengan miopia (p= 0,000). Jenis aktivitas yang berhubungan dengan miopia adalah durasi menggunakan telepon genggam yang tinggi (p= 0,001) dan durasi olahraga di luar ruangan yang rendah (p= 0,045). Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat hubungan antara tingginya aktvitas melihat jarak dekat dan rendahnya aktivitas di luar ruangan dengan miopia pada siswa SMPN 19 Percontohan Banda Aceh.

Kata kunci : Miopia, kelainan refraksi, aktivitas, sekolah, remaja

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK