FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP PERILAKU HERDING PADA INVESTOR SAHAM RITEL DI BURSA EFEK INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP PERILAKU HERDING PADA INVESTOR SAHAM RITEL DI BURSA EFEK INDONESIA


Pengarang

Zakirullah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1201102010114

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang berkontribusi
terhadap perilaku herding di Bursa Efek Indonesia. Data dalam penelitian ini
menggunakan data primer berupa kuesioner terstruktur yang secara pribadi
dikirmkan kepada responden. Penelitian ini berfokus pada psikologi investor ritel
serta berbagai faktor yang berkontribusi terhadap perilaku herding di antara
investor ritel di Bursa Efek Indonesia. Adapun pengambilan sampel menggunakan
teknik purposive sampling yang dilakukan pada 287 investor atau responden.
Metode analisis yang digunakan adalah factor analysis dengan pendekatan CFA
(Confirmatory Factor Analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa investor mempertimbangkan
berbagai parameter saat membuat keputusan investasi mereka. Kekuatan intuisi,
kemampuan mengambil risiko dan tingkat kepercayaan diri investor ritel memiliki
pengaruh yang lebih besar saat menyusun strategi investasi. Sedangkan hasil analis
faktor dari 8 faktor pembentuk herding berdasarkan replikasi penelitian Saxena et
al., (2016), hanya 3 faktor saja yang sesuai dengan hasil temuan Saxena et al., yaitu:
lack of awareness, under confidence dan optimism. Dua faktor pembentuk herding
membentuk komponen yang sama (berada dalam satu komponen), yaitu: social
proof - bandwagon effect dan speculation - volatility in global market. Sedangkan
faktor yang tidak membentuk perilaku herding adalah reputational factors.

Kata kunci: Perilaku keuangan, Herding, Bursa Efek Indonesia


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK