Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGEMBANGAN PROGRAM PERHITUNGAN DAN PEMETAAN NILAI INDEKS KERENTANAN SEISMIK BERDASARKAN METODE QUASI-TRANSFER SPECTRA (QTS)
Pengarang
AULIA KHALQILLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1708202010007
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Fisika (S2) / PDDIKTI : 45101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Program perhitungan dan pemetaan indeks kerentanan seismik berdasarkan metode Quasi- Transfer Spectra (QTS) berhasil dirancang dengan Matlab® R2015b student version dalam tampilan Graphical User Interface (GUI). Metode QTS digunakan untuk menentukan frekuensi dominan (f0) dan amplifikasi maksimum dari data mikrotremor dan selanjutnya nilai kerentanan seismik (Kg) suatu daerah dapat dihitung. Program ini disebut Seismic Vulnerability Index of Microtremor (SVIM). Tujuan dari program ini adalah untuk memfasilitasi pengolahan data dan pemetaan indeks kerentanan seismik yang terintegrasi dalam satu perangkat lunak. Ada dua program yang dirancang, program perhitungan indeks kerentanan seismik (SVIM) dan program pemetaan indeks kerentanan seismik (SVIM-Map). Program SVIM telah berhasil diuji menggunakan data sintetik mikrotremor, dihasilkan dari Computer Programs in Seismology (Herrmann, 2013) dan mengandung Gaussian Ricker Random Noise (GRRN), dimana memiliki f0 secara empiris sebesar 2 Hz. Program SVIM menghasilkan nilai f0 sebesar 1.855 Hz dari data sintetik mikrotremor GRRN yang hampir mendekati dengan f0 data sintetik secara empiris. Program SVIM juga diuji dengan 21 data lapangan mikrotremor di Lamteuba, Aceh Besar. Untuk membandingkan hasil dari program SVIM, pengolahan data lapangan mikrotremor menggunakan Geopsy juga dilakukan dan divalidasi menggunakan korelasi Pearson. Hasil validasi memberikan korelasi kuat antara hasil dari program SVIM dengan Geopsy. Di dalam program SVIM dikembangkan algoritma STA/LTA yang lebih sensitif untuk mendeteksi mikrotremor dibandingkan dengan Geopsy. Pengembangan lainnya, digunakan perhitungan median untuk mendapatkan nilai f0 dan amplifikasi. Perhitungan median mampu untuk meminimalisir nilai ekstrem dari suatu data. Kemudian, metode interpolasi Inverse Distance W eighted (IDW) digunakan untuk menghasilkan peta menggunakan program SVIM-Map. Program SVIM-Map diuji coba menggunakan data lapangan mikrotremor dan dibandingkan dengan perangkat lunak Quantum GIS (QGIS). Hasil menunjukkan korelasi yang kuat antara keduanya berdasarkan korelasi Pearson, dimana korelasi f0 sebesar 0.9962, amplifikasi sebesar 0.9974, dan Kg sebesar 0.911. Secara keseluruhan, program SVIM dan SVIM-Map bekerja dengan baik untuk perhitungan dan pemetaan indeks kerentanan seismik.
Kata kunci: Mikrotremor, Frekuensi Dominan, Amplifikasi, QTS, HVSR, Indeks Kerentanan Seismik
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS QUASI TRANSFER SPECTRUM (QTS) UNTUK KARAKTERISASI DINAMIKA TANAH DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH (Hafiz Mirza Endi, 2024)
PEMETAAN GEOLOGI DAN MIKROZONASI SEISMIK KECAMATAN BAHOROK KABUPATEN LANGKAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE HORIZONTAL TO VERTIKAL SPECTRA RATIO (HVSR) (Jihan Indria Sawitri, 2025)
ANALISIS KERENTANAN SEISMIK BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR DI KECAMATAN MESJID RAYA, ACEH BESAR (Yuni Putri Tarniati, 2021)
PEMETAAN GEOLOGI DAN PENGUKURAN INDEKS KERENTANAN TANAH TERHADAP GEMPA BUMI RNMENGUNAKAN METODE HVSR DI KECAMATAN WOYLA INDUK DAN SEKITARNYA (FARHAN AULYA, 2025)
KAJIAN PEMETAAN KERENTANAN FISIK WILAYAH PESISIR PANTAI UTARA – TIMUR ACEH (AGUS SUMARDI, 2019)