ANALISIS UNSUR BATIN DALAM KUMPULAN PUISI RENCONG KARYA FIKAR W. EDA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS UNSUR BATIN DALAM KUMPULAN PUISI RENCONG KARYA FIKAR W. EDA


Pengarang

Fitrika - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106102010045

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian yang berjudul “Analisis Unsur Batin dalam Kumpulan Puisi Rencong Karya
Fikar W. Eda” ini mengangkat masalah (1) bagaimana unsur batin kumpulan puisi
Rencong karya Fikar W. Eda? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur batin
kumpulan puisi Rencong karya Fikar W. Eda. Jenis penelitian ini adalah penelitian
deskriptif kualitatif. Sember data penelitian ini adalah puisi-puisi dalam kumpulan puisi
Rencong karya Fikar W. Eda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan
dengan cara penulis mengambil 10 judul puisi. Judul tersebut yaitu; (1) rencong, (2)
seperti Belanda, (3) nyala Aceh, (4) biarkan kami (untuk Aceh dan suku lainnya di
negeri ini), (5) cahaya suci matahari (kepada para yatim dan piatu, (6) aku tak bisa
berfikir, (7) Nyeri Aceh, (8) ke langit tak terbatas, (9) ini zaman (Aceh), dan (10) Laut
Surut. Teknik pengupulan data menggunakan teknik dokumenter. Teknik analisis data
dilakukan dengan cara mendeskripsikan isi puisi berdasarkan tema, perasaan, nada dan
suasana, dan amanat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tema yang terkandung
dalam kumpulan puisi Rencong karya Fikar W. Eda adalah ketuhanan, kemanusiaan,
kedaulatan rakyat dan keadilan sosial. Perasaannya adalah sedih, kecewa, dendam,
benci, gelisah, kehilangan dan haru. Nada yang terdapat adalah nada lugas, kritik,
religius, simpati dan duka. Suasana yang ditimbulkan pemberontakan, berharap, haru,
dan prihatin. Amanat yang paling dominan adalah kekacauan yang pernah terjadi pada
masa dulu jadikan sebagai motivasi untuk bangkit.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK