PREVALENSI KANDIDIASIS DAN SENSITIVITAS ANTIJAMUR TERHADAP CANDIDA SP. DARI SPESIMEN KLINIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PREVALENSI KANDIDIASIS DAN SENSITIVITAS ANTIJAMUR TERHADAP CANDIDA SP. DARI SPESIMEN KLINIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

ADERIANA MASTHURA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1508104010047

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Kandidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh Candida sp.. Kandidiasis kian meluas di kalangan masyarakat. Resistensi Candida sp. terhadap beberapa antijamur juga semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kandidiasis dan sensitivitas antijamur terhadap Candida sp. dari spesimen klinis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Spesimen klinis yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari pasien rawat inap dan pasien rawat jalan. Identifikasi Candida sp. dan uji sensitivitas antijamur dilakukan dengan menggunakan alat VITEK® 2 Compact. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah Candida sp. yang diperoleh dari isolasi yaitu enam spesies. Prevalensi spesies tertinggi yaitu Candida tropicalis (52,94%) dari 68 isolat dan prevalensi kandidiasis tertinggi berasal dari spesimen urin (54,41%). Spesimen terbanyak berasal dari pasien rawat inap yaitu di ruang penyakit dalam (54,41%). Prevalensi kandidiasis didominasi oleh pria (61,76%) dan sering terjadi pada usia dewasa (55,88%). Antibiogram Candida sp. menunjukkan bahwa persentase sensitivitas masih tinggi terhadap beberapa antijamur Fluconazole (100%), Voriconazole (100%), Caspofungin (100%), Micafungin (100%), Amphotericin B (99,5%), dan Flucytosine (100%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandidiasis di RSUDZA sudah sering terjadi dan terapi kandidiasis terhadap beberapa antijamur masih sangat baik digunakan secara empirik maupun definitif.

Kata Kunci : Kandidiasis, Candida sp., prevalensi, spesimen klinis, antijamur, antibiogram

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK