Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TRANSMISI HARGA PADA KOMODITAS KAKAO DI KABUPATEN PIDIE
Pengarang
ADE RATNA JUNIAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1505102010060
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak. Kakao (Theobrema cacao L.) merupakan komoditas perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional. Dalam mendukung pengembangan komoditas kakao perlu terciptanya sistem pemasaran kakao yang efisien dan menguntungkan semua pihak. Dalam sistem pemasaran biji kakao sering terjadi perbedaan harga di tingkat petani dengan di tingkat pedagang, yang mana petani hanya sebagai penerima harga dari pedagang pengumpul. Dengan demikian diduga adanya penyalahgunaan market power, antara hubungan perubahan harga ditingkat petani dan pedagang pengumpul.Untuk itu, perlu pemahaman yang baik mengenai pergerakan dan transmisi harga di sepanjang rantai pemasaran kakao, karena harga yang terbentuk dapat dijadikan indikator dalam menilai efisiensi pasar. Ketersediaan informasi mengenai harga kakao menjadi faktor yang penting dalam pembentukan harga komoditas kakao di pasar. Transmisi harga antar pasar yang terintegrasi dapat menggambarkan mengenai efisiensi pasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan transmisi harga antara harga kakao di tingkat petani dengan harga kakao di tingkat pedagang pengumpul di Kabupaten Pidie, yang mana metode yang digunakan yaitu metode Vector Error Correction Model (VECM). Adapun data yang digunakan yaitu data sekunder berupa data rata-rata bulanan selama tiga tahun (2016-2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan transmisi harga jangka panjang dan jangka pendek antara harga kakao di tingkat petani dan harga kakao di tingkat pedagang pengumpul di Kabupaten Pidie. Penyebab terjadinya hubungan transmisi harga yaitu sedikitnya ketersediaan informasi, rendahnya kualitas kakao yang dihasilkan petani, dan terbatasnya transportasi.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PENGEMBANGAN KOMODITI PERKEBUNAN UNGGULAN DAERAH DI KABUPATEN PIDIE JAYA (MURSYIDAH, 2021)
INTEGRASI PASAR DAN DAYA SAING KAKAO INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL (Ahmad Ridha, 2022)
KAJIAN PENGGUNAAN METODE FERMENTASI DAN NON FERMENTASI BIJI KAKAO TERHADAP MUTU BIJI KAKAO DAN TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KAKAO (Fauzan, 2024)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KAKAO PADA PERKEBUNAN RAKYAT DI KABUPATEN PIDIE JAYA (IKHSAN, 2016)
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN MELALUI PENDEKATAN ELASTISITAS TRANSMISI HARGA PADA USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN BANDAR DUA KABUPATEN PIDIE JAYA (Ajirni, 2020)