<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="65732">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DIAMETER HIDROLIK TERHADAP PERPINDAHAN PANAS KOLEKTOR SURYA SALURAN BELOKAN TAJAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAKKIRULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saluran penampang persegi empat dengan belokan tajam mempunyai suatu stuktur tiga dimensi yang kompleks, karena pemisahan aliran disebabkan oleh perubahan arah yang mendadak/tiba-tiba dari aliran di dalam belokan tajam . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi lebar saluran belokan tajam kolektor surya dengan faktor diameter hidrolik agar dapat meningkatkan laju perpindahan panas pada kolektor surya. Ukuran dari kolektor yang di kaji yaitu 2440 mm x 1220 mm,  berbentuk saluran penampang persegi panjang kolektor surya menggunakan absorber pasir besi dan geram besi dengan ketebalan 3 cm, alat ukur termometer diletakkan pada setiap laluan, saluran, absorber dan temperatur keluaran dari masing-masing kolektor surya. Hasil penelitian bahwa kolektor surya dengan variasi diameter hidrolik yang paling besar yaitu 223 cm menghasilkan suhu keluaran yang tertinggi dan distribusi suhu dalam kolektor dapat mencapai suhu 91º C pada pukul 13.30. Hal ini dikarenakan semakin besar nilai diameter hidrolik atau luas penampang maka  akan meningkatkan laju perpindahan panas.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>65732</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-05 12:36:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-05 15:36:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>