ANALISIS STABILITAS LERENG DINDING BRONJONG KOMBINASI CERUCUK BETON PADA LONGSORAN JALAN BIREUEN-TAKENGON KM 85 MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS STABILITAS LERENG DINDING BRONJONG KOMBINASI CERUCUK BETON PADA LONGSORAN JALAN BIREUEN-TAKENGON KM 85 MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA


Pengarang

FERDA FEBRIAN R - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404101010085

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Badan jalan di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah mengalami longsor pada tanggal 21 Januari 2019. Hal ini menyebabkan hubungan transportasi darat Bireuen-Takengon putus total. Solusi yang tepat dan optimal sangat diperlukan dalam penanganan longsor tersebut. Oleh karena itu stabilitas lereng pada lokasi tersebut perlu dianalisis untuk memperoleh nilai faktor keamanan yang memenuhi persyaratan dan diberikan solusi penanganannya. Analisis stabilitas lereng dilakukan menggunakan Program Plaxis 2D versi 8.6. Besarnya nilai faktor keamanan yang diharuskan untuk lereng adalah FK > 1,25 untuk kondisi eksisting dan FK ? 1,5 untuk lereng dengan perkuatan. Analisis kestabilan lereng dilakukan pada kondisi eksisting dan kondisi lereng setelah dilakukan perkuatan menggunakan bronjong dikombinasikan dengan cerucuk beton (mini pile). Dimensi perletakan bronjong yang direncanakan sesuai dengan satuan P x L x T adalah 2m x 1m x 0,5m dan 1m x 2m x 0,5m sedangkan panjang rencana cerucuk beton adalah 2,5 meter berada pada kaki bronjong. Kemiringan sudut lereng rencana adalah sudut 45o, 60o, 70o dan 90o. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan Program Plaxis 8.6, didapatkan angka keamanan kondisi eksisiting lereng pada ruas jalan lintas Bireuen-Takengon adalah FK = 1,11. Nilai faktor keamanan pada kondisi setelah perkuatan secara keseluruhan mencapai angka keamanan yang diizinkan untuk penanganan, kecuali pada lereng dengan kemiringan 90? yang tidak memenuhi syarat aman yang diizinkan yaitu FK ? 1,5. Angka keamanan yang paling baik didapat pada kondisi kemiringan lereng 45o dengan perkuatan dinding bronjong 1m x 2m x 0,5m dengan kombinasi cerucuk beton (mini pile) menghasilkan FK = 2,58. Hasil analisis diharapkan dapat berguna untuk memberikan informasi mengenai bentuk longsoran yang terjadi, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pihak terkait untuk penanganan longsor di lokasi tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK