Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IMMOBILISASI CARBON ACTIVE DARI CANGKANG KELAPA SAWIT PADA KAIN UNTUK PENYERAPAN BAU GETAH KARET
Pengarang
NURUL UMI AMANATILLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1506103040036
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
571.954 663
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Arang aktif, getah karet, iodine
Telah dilakukan penelitian tentang immobilisasi carbon active dari cangkang kelapa sawit pada kain untuk penyerapan bau getah karet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kain terimmobilisasi arang aktif cangkang kelapa sawit ACkarbonasi aktivasi dan AC-aktivasi karbonasi untuk menyerap bau getah karet yang dibandingkan dengan AC-komersil. Tahap penelitian yang dilaksanakan meliputi pembuatan arang aktif dari limbah cangkang kelapa sawit, karakterisasi arang aktif hasil pirolisis, pembuatan kain terimmobilisasi arang aktif dan uji efektivitas kain terimmobilisasi arang aktif dalam menyerap bau getah karet. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan karakterisasi American Standard Testing Materials (ASTM) , arang aktif cangkang kelapa sawit AC-aktivasi karbonasi memiliki kadar penyerapan iodine sebesar 1.113,81 mg/g sedangkan AC-karbonasi aktivasi sebesar 920,243 mg/g. Kadar air AC-aktivasi karbonasi sebesar 5,7% dan AC-karbonasi aktivasi sebesar 8, 2%. Kain yang tersalut arang aktif secara merata dengan persentase terimmobilisasi sebesar 98% adalah pada ukuran serbuk arang aktif 100 mesh dengan konsentrasi perekat lem fox 80% dan pemberian roda penggiling 2,55 kg. Pengujian efektivitas kain terimmobilisasi arang aktif dilakukan oleh panelis sebanyak 20 orang dengan pemberian skor pada tabel pengamatan. Hasil yang diperoleh arang aktif ACaktivasi karbonasi memiliki efektivitas penyerapan bau yang lebih besar dibandingkan dengan arang aktif AC-karbonasi aktivasi. Hal ini dibuktikan pada variasi luas kain 112 cm2 mampu menyerap bau karet hingga 81,5 %, sedangkan ACkarbonasi aktivasi pada luas kain tersebut mampu menyerap bau karet hingga 78,5%. AC-komersil yang digunakan sebagai perbandingan merupakan arang aktif yang paling baik dalam menyerap bau getah karet. Hal ini dibuktikan pada variasi luas kain 28 cm2 mampu menyerap bau hingga 79%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa arang aktif cangkang kelapa sawit AC-aktivasi karbonasi dan AC-karbonasi aktivasi dapat dijadikan adsorben untuk menyerap bau getah karet.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGHILANGAN WARNA LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN ARANG AKTIF CANGKANG SAWITRN(ELAIES GUINEENSIS JACQ.) (Kiki Ferlita, 2024)
PENGHILANGAN WARNA LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN ARANG AKTIF CANGKANG SAWIT (ELAIES GUINEENSIS JACQ.) (Janwar, 2024)
KAJIAN AWAL KARAKTERISTIK GASIFIKASI BIOMASSA (CANGKANG DAN SERABUT KELAPA SAWIT) (Safrizal, 2024)
ADSORPSI ION LOGAM BESI (FE) MENGGUNAKAN ABU LIMBAH CANGKANG KELAPA SAWIT (Noni Daviana, 2022)
PENYERAPAN ION KADMIUM (II) MENGGUNAKAN ARANG CANGKANG KELAPA SAWIT YANG TERLAPISI KHITOSAN (Mardiyah, 2022)