Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS HASIL TANGKAPAN DAN TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN JARING INSANG DASAR DI PELABUHAN PERIKANAN DESA RIGAIH, KABUPATEN ACEH JAYA
Pengarang
Teuku Mohammad Fachri Nasiruddin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1511103010009
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Abstrak. Kabupaten Aceh Jaya memiliki panjang garis pantai ± 221,95 km dengan luas kewenangan laut seluas ± 2718.50 km2. Kabupaten Aceh Jaya terletak di pantai barat selatan yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Kecamatan Setia Bakti memiliki 913 Alat tangkap atau 10.44 % dari keseluruhan alat tangkap di Aceh Jaya. Pelabuhan perikanan Desa Rigaih merupakan salah satu pelabuhan perikanan yang cukup berpengaruh di Kecamatan Setia Bakti karena merupakan tempat pendaratan ikan terbesar di Kecamatan Setia Bakti. Data dan informasi tentang jaring insang dipelabuhan perikanan Rigaih masih sangat sedikit menjadi dasar untuk melakukan penelitian tentang analisis hasil tangkapan dan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap jaring insang dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi hasil tangkapan ikan pada alat tangkap jaring insang dasar di pelabuhan perikanan Rigaih, dan menganalisis tingkat keramahan lingkungan jaring insang dasar di Desa Rigaih berdasarkan analisis hasil tangkapan pelabuhan perikanan Rigaih. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, yaitu peneliti secara langsung melakukan pengambilan data pada nelayan mulai dari pemasangan dan pengangkatan jaring insang dasar hingga proses pengumpulan hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukkan jenis hasil tangkapan yang tertangkap terdiri dari jenis ikan (77%) dan lobster (23%). Hasil dari analisis hasil tangkapan pada lobster terdapat lima spesies, yaitu Panulirus ornatus, Panulirus versicolor, Panulirus longipes, Panulirus penicillatus, dan Panulirus homarus. Jenis ikan yang tertangkap ada enam spesies, yaitu Sphyrna spp., Portunus pelagicus, Caranx hippos, Lates calcarifer, Carcharhinus melanopterus, dan ikan rucah dengan harga ekonimis rendah. Laju tangkap lobster keseluruhan trip rata-rata 0.211 kg/jam, laju tangkap tertinggi dengan nilai 0.435 kg/jam dan laju tangkap terendah dengan nilai 0.067 kg/jam. Nilai laju tangkap ikan keseluruhan trip rata-rata 0.211 kg/jam, hasil laju tangkap tertinggi sebesar 1.623 dan laju tangkap terrendah sebesar 0.077. Tingkat keramahan lingkungan jaring insang dasar di Desa Rigaih dengan nilai rata-rata 31 yang dikatagorikan ramah lingkungan.
Kata kunci : Jaring insang, hasil Tangkapan, ramah lingkungan, trip, laju tangkap
?
Tidak Tersedia Deskripsi
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR (SAFIRA ARLIANA, 2022)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR DESA KRUENG RAYA KOTA SABANG (Rizka Maula, 2023)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG BERDASARKAN CODE OF CONDUCT FOR RESPONSIBLE FISHERIES (CCRF) DI DESA TOWEREN, DANAU LAUT TAWAR, KABUPATEN ACEH TENGAH (ARI KINSAKO, 2022)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DI DESA SUKADAMAI KECAMATAN SIMEULUE TIMUR (Putri Anjelita, 2023)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAPJARING INSANG BERDASARKAN CODE OF CONDUCT FOR RESPONSIBLE FISHERIES (CCRF) DI DESA LAE MATE, KECAMATAN RUNDENG, KOTA SUBULUSSALAM (YESI PURNIATI, 2023)