SENYAPAN PADA UJARAN GURU BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI DALAM KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

SENYAPAN PADA UJARAN GURU BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI DALAM KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

SEFSRI DAHMIA SARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200100018

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

401.452

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Sefsri Dahmia Sari. 2018. Senyapan pada Ujaran Guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri dalam Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing (1) Dr. Rajab Bahry, M.Pd., Pembimbing (2) Dr. Razali, M.Pd.

Kata Kunci : Ujaran, Senyapan, Guru Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis senyapan, letak senyapan, dan penyebab terjadinya senyapan pada ujaran guru bahasa Indonesia di SMP Negeri dalam Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah deskriptif. Sumber data berupa ujaran lisan yang direkam pada saat guru mengajar dan data penelitian adalah semua ujaran yang mengandung senyapan. Teknik pengumpulan data adalah teknik simak, teknik catat, dan teknik rekam. Teknik analisis data adalah mereduksi data, mengkategorikan data, dan menafsiran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis senyapan yang muncul adalah silent pause, filled pause, prospective repeats, syllabic prolongation, false starts, bridging repeat, dan parenthetical remark. Letak senyapan dalam penelitian ini terdiri dari lima, yaitu pada jeda gramatikal, batas konstituen yang lain, sebelum kata utama dalam konstituen, setelah kata utama dalam konstituen, serta pada sebuah kata. Penyebab terjadinya senyapan dalam penelitian ini juga terdiri dari lima, yaitu terlanjur mengucapkan ujaran, lupa kata yang akan diucapkan, kehati-hatian, salah mengucapkan kata yang telah diucapkan, dan pengoreksian ujaran.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK