REKONSTRUKSI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA MELALUI PENERAPAN MODUL BERBASIS KONTRUKTIVISME DI SMA NEGERI 10 FAJAR HARAPAN BANDA ACEH DAN SMA NEGERI MODAL BANGSA PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

REKONSTRUKSI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA MELALUI PENERAPAN MODUL BERBASIS KONTRUKTIVISME DI SMA NEGERI 10 FAJAR HARAPAN BANDA ACEH DAN SMA NEGERI MODAL BANGSA PROVINSI ACEH


Pengarang

RIZKI RAMADHANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1706203010009

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S2) / PDDIKTI : 84105

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Miskonsepsi merupakan salah satu kekeliruan pemahaman konsep peserta didik terutama pada materi sistem reproduksi manusia sehingga perlu dicari solusi pembelajaran yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penerapan modul berbasis kontruktivisme terhadap rekonstruksi miskonsepsi dan peningkatan hasil belajar pada konsep sistem reproduksi manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XII MIPA SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh dan SMAN Modal Bangsa Provinsi Aceh yang berjumlah 272. Sampel berjumlah 107 yang diambil secara acak sederhana (simple random). Penelitian dilakukan sejak bulan Maret-Juli 2019. Instrumen yang digunakan berupa instrumen penunjang yaitu perangkat pembelajaran dan instrumen pengumpulan data berupa item tes multiple choice dengan CRI. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest. Analisis data untuk kemampuan rekonstruksi digunakan persentase, sedangkan untuk membandingkan peningkatan hasil belajar digunakan uji beda dua rata-rata dengan t-test jenis one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan memahami konsep naik sebesar 52,36%, tidak memahami turun 43,58% dan miskonsepsi turun 9,94%. Hasil uji beda dua rata-rata juga menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dengan skor N-Gain pada taraf signifikan 95% (?=0,05). Hasil penelitian ini adalah pembelajaran melalui penerapan modul berbasis kontruktivisme efektif untuk meningkatkan kemampuan rekonstruksi konsep dan meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK