Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SENI MURAL SEBAGAI MEDIA PENYAMPAIAN PESAN KEPADA MASYARAKAT (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF PADA BOMBER DAN MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
Ade Tubagus - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1210102010060
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
005.74
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Seni Mural Sebagai Media Penyampaian Pesan Kepada Masyarakat (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Bomber dan Masyarakat Kota Banda Aceh). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keberadaan seni mural sebagai media penyampaian pesan dikalangan pelaku mural (bomber) dan masyarakat Kota Banda Aceh. Mural merupakan salah satu bentuk komunikasi Nonverbal yang pemanfaatannya menggunakan media dinding ataupun media lainnya untuk kemudian dilukis dengan menghasilkan gambar yang bermakna. Sebagai salah satu bentuk seni Street Art, perkembangan mural mulai menjamur di Kota Banda Aceh dan memenuhi ruang-ruang publik yang ada, sehingga perlu adanya penelitian untuk mengetahui tentang seni mural tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori produksi pesan yang dikemukakan oleh John Greene yaitu Action Assembly Theory atau Teori Perakitan Tindakan. Teori ini menjelaskan bagaimana cara kita mengorganisasikan pengetahuan dalam pikiran kita dan menggunakannya untuk membentuk pesan baik verbal maupun nonverbal. Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif ini mempunyai metode penelitian wawancara, observasi, dan dokumentasi. Alat pengumpulan data berupa wawancara dari informan yang menjadi narasumber. Kemudian data yang didapat dilakukan analisis dengan triangulasi data yaitu reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini berfokus pada informan yang berasal dari Kota Banda Aceh dan juga komunitas mural pada kota yang sama. Hasil penelitian didapatkan bahwa Mural di Kota Banda Aceh sudah mulai ada sejak tahun 2003, kemudian baru mulai muncul komunitasnya pada tahun 2011. Para bomber sendiri menyatakan bahwa untuk saat ini seni mural ini sudah diterima oleh masyarakat luas di Banda Aceh, bukan suatu hal yang tabu lagi. Respon masyarakat terkait dengan adanya seni mural ini cukup baik asalkan hasil dari mural bagus dan ditempatkan pada ruang publik yang tepat. Bentuk dukungan pemerintah terhadap seni mural sudah ini juga sudah terlihat dengan adanya beberapa kegiatan yang diadakan oleh dinas dan instansi pemerintahan Aceh dan Kota Banda Aceh.
Kata Kunci: Seni, Mural, Pesan, Komunikasi, Nonverbal, Masyarakat, Bomber
Tidak Tersedia Deskripsi
EKSISTENSI KOMUNITAS SENI MURAL DI KOTA BANDA ACEH : STUDI KASUS KOMUNITAS AKARIMAJI (T.M. Fadhil Rizkiansyah, 2025)
PESAN KESELAMATAN JALAN DALAM SENI MURAL DI HALTE BUS TRANS KOETARADJA (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE) (ZIKRINA MUNAWARAH, 2021)
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN SOSIAL PADA MURAL DI KOTA BANDA ACEH (MURAL KARYA KOMUNITAS KANOT BU DI JALAN STADION HAJI DIMURTHALA) (RIFQA IMELDA MISWA. L, 2021)
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER DALAM SENI DIDONG GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Rahmadani Fitri, 2020)
PENYAMPAIAN PESAN VERBAL DAN NONVERBAL MELALUI SENI TARI SEUDATI DALAM MELESTARIKAN KEBUDAYAAN ACEH (STUDI PADA SANGGAR SENI SEUDATI PUTRA NAGA DESA MUTIARA KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH SELATAN) (Juwanda, 2014)