<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6523">
 <titleInfo>
  <title>EFEK  ANTIFUNGAL   EKSTRAK  BUNGA  CENGKEH  (SYZYGIUM AROMATICUM) DENGAN METODE SOXHLETASI TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Savana Ersa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Nama	: Savana Ersa&#13;
Program Studi	: Kedokteran Gigi&#13;
Judul	: Efek  Antifungal   Ekstrak  Bunga  Cengkeh  (Syzygium aromaticum) dengan Metode Soxhletasi Terhadap Pertumbuhan Candida albicans.&#13;
&#13;
Candida albicans merupakan agen utama penyebab kandidiasis rongga mulut. Terapi kandidiasis rongga mulut dapat dilakukan dengan memberikan antijamur sintetis akan tetapi penggunaan obat ini dapat menyebabkan terjadinya beberapa efek samping yang tidak diinginkan seperti mual dan muntah. Cengkeh merupakan tanaman herbal yang dapat menjadi alternatif terapi kandidiasis karena kandungan minyak atsiri dan tanin yang terkandung di dalamnya. Penelitian yang bersifat eksperimental laboratoris ini dilakukan  dengan tujuan untuk mengkaji efek antifungal ekstrak bunga cengkeh dengan metode soxhletasi terhadap pertumbuhan C. albicans. Pada penelitian ini digunakan metode difusi cakram. Hasil analisis ANAVA menunjukkan bahwa ekstrak bunga cengkeh berpengaruh terhadap pertumbuhan C. albicans dan dari hasil uji Duncan menunjukkan bahwa secara umum ada perbedaan konsentrasi kecuali konsentrasi 50 % dan 60 % karena distribusi inokulum yang tidak merata pada media SDA. Konsentrasi hambat minimum terjadi pada konsentrasi 10 % yaitu 19,6 mm. Adanya daya hambat ini terjadi karena kandungan kimia dalam cengkeh dapat tersari lebih banyak dengan metode soxhletasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, ekstrak bunga cengkeh yang diekstraksi dengan metode soxhletasi lebih kuat menghambat pertumbuhan C. albicans.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :&#13;
Cengkeh, Syzygium aromaticum, difusi cakram, soxhletasi, Candida albicans, Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6523</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-06-18 10:31:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-18 13:28:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>