<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="65188">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI FRAKSI SERAT PADA KULIT KOPI (COFFEA SP) FERMENTASI DENGAN LAMA PEMERAMAN YANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ichbal Kunaifi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kulit  kopi   merupakan    olahan   satu   produk   samping  basil   industri   pengolahan  kopi yanggdapat dimanfaatkannsebagaiibahan  pakannpengganti hijauan, yang dapat  memenuhi kebutuhan ternak.  Factor pembatas penggunaan  kulit  kopi   sebagai   bahan   pakan   terutama   disebabkan   kualitas  nutrisinya   yang   rendah   akibattkaudungansserat  yanggtinggi   kan.gan  antinutrisi  serta  kandnngan  air  bahan  yang  tinggi  (Marjuki,  2013). Teknologi   fermentasi   merupakan  salahssatuccarauuntuk meminimalisir faktor  pembatas  dann  meningkatkan kualitas  nutrisi   kulit  kopi  dengan  bantuan  mikroorganisme,   salah   satunya  Suplemen   Organik  Cair  (SOC). Penelitianiiniddilaksanakan  dilLaboratoriummIlmuuNutrisi   dannTeknologiiPakanpProgram   Studi  Peternakan, Fakultas Pertanian  Universitas Syiah  Kuala   Darussalam  Banda Aceh  dan Laboratorium Balai  Penelitian  Ternak (Balitnak) Ciawi,  Bogor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak  Iengkap (RAL) dengan  4 perlakuan  lama pemeraman  dan  4 ulangan,  yaitu:  PO    (tanpa  pemeraman-kontrol)   Pl  (7 hari),  P2 (14  hari)  dan P3  (21  hari), Parameter   yang  diukur   adalah    kandungan   serat   kasar   rnerrggunakan   metoda    proksimat,   serat   deterjen netral/neutral Dtergent  fiber  (NDF) dan serat deterjen  asam/acid  detergent  fiber  (ADP) menggunakan  metoda  Van   Soest.  Hasil   penelitian   menunjukkan  bahwa  fermentasi   kulit   kopi   menggunakan  SOC   dengan   lama pemeraman berbeda tidakkberpengaruhhnyata  (P&gt;0.05) terhadappkadarrserat kadarrkulit  kopi  fermentasi   namun  lama  pemeraman  7 hari   mulai  menunjukkan  penurunan  kadar  NDF  secara  sangat  nyata   (P</note>
 <subject authority="">
  <topic>COFFEE</topic>
 </subject>
 <classification>621.399</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>65188</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-30 13:20:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-02 11:11:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>