<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="65132">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG SAWIT SEBAGAI BUSA KOMPOSIT BIOELASTOMER UNTUK ADSORBEN ION LOGAM BERAT MERKURI (II)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NANDA NADHIATUL MUNAWARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Upaya penanggulangan limbah cair yang dihasilkan dari berbagai industri secara aman dan ekonomis terus dilakukan. Salah satu metode yang sering digunakan adalah metode adsorpsi. Metode ini menunjukkan hasil yang efektif. Namun, pemisahan adsorben setelah proses penyerapan memerlukan metode pemisahan yang rumit, seperti sentrifugasi dan penyaringan partikel terpisah. Alternatif untuk mengatasi masalah ini dapat dilakukan dengan meng- konfigurasi adsorben menjadi bentuk padat berupa komposit polimer berpori tanpa mengubah afinitas kimiawinya dengan ion logam. Pada penelitian ini adsorben yang digunakan berupa bioelastomer yang mengandung arang aktif dari cangkang sawit dan elastomer yang kemudian akan dikontakkan dengan ion logam merkuri (II). Variabel proses pada penelitian ini adalah suhu aktivasi fisika yaitu 600oC dan 800oC, suhu adsorbat yaitu 30oC dan 40oC dan 60oC, konsentrasi ion logam merkuri (II)  yaitu 8, 12, 16, 20 dan 24 ppm dengan waktu pengambilan sampel setiap 10 menit sekali hingga mencapai waktu kesetimbangan (te). Dilakukan beberapa analisa pada penelitian ini antara lain: analisa kandungan logam menggunakan Atomic Absorbtion Spectroscopy (AAS), analisa morfologi dari bioelastomer menggunakan Scanning Electron  Microscopis (SEM), dan analisa gugus fungsi dari arang aktif menggunakan Fourier Transformation Infrared Spectroscopy (FTIR). Data penelitian menunjukkan bahwa hasil percobaan mengikuti model isotherm Freundlich dengan determinan R2 sebesar 0,991. Model kinetika adsorpsi mengikuti kinetika pseudo orde-2 dengan determinan R2 sebesar 0,974, dengan nilai ?S sebesar 69,4 J/mol.K, nilai ?G berturut turut adalah -881,44 J/mol, -1551,63 J/mol dan  –3016,68 J/mol dan nilai ?H sebesar -20693,5 J/mol.</note>
 <subject authority="">
  <topic>ABSORTION - CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MERCURY (ELEMENT) - CHEMICAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>661.066 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>65132</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-29 18:36:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-21 11:04:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>