DESAIN ALAT PENYANGRAI KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAE) DENGAN MENGGUNAKAN ELEMEN PEMANAS LISTRIK (HEATER) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

DESAIN ALAT PENYANGRAI KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAE) DENGAN MENGGUNAKAN ELEMEN PEMANAS LISTRIK (HEATER)


Pengarang

Dhery Amanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205106010074

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dhery Amanda. 1205106010074. Desain Alat Penyangraian Kacang Tanah
(Arachis hypogae) dengan Menggunakan Elemen Pemanas Listrik (Heater). Di
bawah bimbingan Syafriandi sebagai Pembimbing Utama dan Ramayanty
Bulan sebagai Pembimbing Anggota.
RINGKASAN
Desain alat penyangrai kacang tanah dapat menjadi solusi untuk
mempercepat proses penyangrai sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga
kerja. Masalah utama yang sering dihadapi dalam penyanggraian kacang tanah
secara manual adalah banyaknya kacang tanah yang hangus karena pengadukan
dan panas yang tidak merata pada wajan dan juga disebabkan karena kelelahan
pada tangan pekerja sehingga berhenti mengaduk dan terjadinya over heating.
Oleh karenanya tujuan penelitian ini adalah untuk merancang alat penyangrai
kacang tanah (Arachis hypogaea) semi mekanis dengan mendistribusikan
perpindahan panas yang diperoleh dari elemen listrik serta menguji alat
penyanggrai kacang tanah untuk mendapatkan kadar air yang sesuai.
Prosedur penelitian dalam desain alat penyanggrai kacang tanah ini
mempunyai beberapa tahapan, yaitu dengan mengidentifikasi masalah yang akan
digunakan untuk merumuskan konsep desain alat penyanggrai kacang tanah,
selanjutnya dilakukan analisis perancangan yang akan digunakan untuk
pembuatan gambar kerja. Tahap berikutnya dilakukan perakitan alat penyanggrai
kacang tanah, prototipe yang telah selesai dirakit dilanjutkan dengan uji struktural
dan fungsional alat penyanggrai kacang tanah serta proses pengambilan data pada
saat pengujian alat penyanggrai meliputi: data kebutuhan energi listrik (Kwh),
data kadar air kacang tanah (%) sebelum dan sesudah penyanggraian dan data
kapasitas kerja alat (kg/jam).
Hasil pengujian berdasarkan uji struktural dan uji fungsional meliputi
rangka, tabung penyangrai dan komponen elektrik yang sudah dirancang dapat
bekerja dengan baik berdasarkan distribusi perpindahan panas elemen listrik
dengan hasil karakteristik kulit kacang tanah berwarna cerah. Kebutuhan kuat
arus listrik rata- rata sebesar 10,12 ampere, tegangan listrik rata-rata sebesar
218,76 volt, daya listrik rata- rata sebesar 2.213,38 watt. Kebutuhan total energi
listrik yang dibutuhkan pada saat penyangrai kacang tanah sebanyak 10 kilogram
adalah sebesar 4,25 KWh dalam waktu selama 3,45 jam. Kadar air kacang tanah
sebelum disangrai sebesar 17,48% dan sesudah disangrai sebesar 3,1% serta
kapasitas kerja alat adalah 3 kg/jam.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK