PERBANDINGAN STATUS NUTRISI PASIEN HEMODIALISIS REGULER YANG MENGGUNAKAN ERITROPOETIN DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN ERITROPOETIN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PERBANDINGAN STATUS NUTRISI PASIEN HEMODIALISIS REGULER YANG MENGGUNAKAN ERITROPOETIN DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN ERITROPOETIN


Pengarang

Chacha Marissa Isfandiari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107601020007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.461 059

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang : Anemia dan malnutrisi merupakan masalah yang sering dijumpai pada pasien hemodialisis (HD) regular. Selain mengatasi anemia renal, eritropoetin (EPO) diduga juga memiliki efek anti inflamasi yang dapat mengurangi efek Sindrom Kompleks Malnutrisi-Inflamasi, dan memperbaiki status nutrisi pasien HD regular.
Tujuan : Mengetahui perbedaan Indeks Massa Tubuh (IMT), kadar hemoglobin (Hb) serum dan hematokrit (Ht) pasien HD regular yang menggunakan dengan yang tidak menggunakan EPO dan perbedaan IMT antara pasien yang menggunakan EPO lebih dari setahun dengan yang menggunakan selama kurang atau sama dengan setahun.
Metode : Penelitian menggunakan data sekunder dari penelitian yang berlangsung di RS H.Adam Malik dan RS Pirngadi Medan mulai Desember 2010 – Maret 2011. Terhadap 44 subjek dibagi menjadi 22 orang yang menggunakan EPO dan 22 orang yang tidak menggunakan EPO (non EPO). Dibandingkan umur, jenis kelamin, etiologi Penyakit Ginjal Kronik (PGK), saturasi transferin, feritin serum, IMT, Hb serum dan Ht antar kedua kekompok serta perbedaan IMT antara pasien yang menggunakan EPO lebih dari setahun dengan yang menggunakan selama kurang atau sama dengan setahun.
Hasil : Proporsi jenis kelamin, etiologi PGK, umur, saturasi transferin tidak berbeda bermakna, namun feritin serum kelompok EPO lebih rendah daripada non EPO (1687,68 ± 387,61 vs 1925,18 ± 168,90 ; p=0,017). IMT, Hb serum dan Ht kelompok EPO lebih tinggi dibanding non EPO (berturut-turut 23,13 ± 3,16 vs 20,87 ± 2,85 dengan p=0,017; 9,60 ± 1,62 vs 7,32 ±1,03 dengan p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK