<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="64838">
 <titleInfo>
  <title>DAYA HAMBAT EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL) TERHADAP PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS ATCC 29212 SECARA IN-VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ratika Raynasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Enterococcus faecalis (E. faecalis) merupakan bakteri Gram-positif yang paling banyak terdapat pada infeksi pasca perawatan saluran akar. Bakteri ini menjadi penyebab terjadinya kegagalan perawatan saluran akar sehingga berbagai penelitian tentang tanaman herbal yang memiliki efek antimikroba perlu dilakukan. Salah satunya adalah tanaman rimpang kunyit (Curcuma domestica Val). Rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) mengandung senyawa antimikroba seperti polifenol, flavonoid, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) terhadap pertumbuhan E. faecalis. Ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) yang diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dibuat konsentrasi menjadi 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, dan 100%.. Uji daya hambat ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) terhadap pertumbuhan&#13;
E. faecalis dilakukan dengan metode difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 6,25% ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) mampu menghambat pertumbuhan E. faecalis dengan kategori daya hambat lemah dan pada  konsentrasi 100% dengan kategori daya hambat sedang. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan E. faecalis.&#13;
&#13;
Kata kunci : Enterococcus faecalis, perawatan saluran akar, rimpang kunyit (Curcuma domestica Val)&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>64838</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-25 15:02:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-25 15:16:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>