<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="64546">
 <titleInfo>
  <title>KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM PENANGGULANGAN HIV DAN AIDS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anggi Afrilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP &#13;
PENANGGULANGAN HIV DAN AIDS&#13;
(STUDI KASUS DI BANDA ACEH)&#13;
ANGGI AFRILLA&#13;
1210103010100&#13;
ABSTRAK&#13;
Pemerintah Kota Banda Aceh  menciptakan misi pada urutan keempat &#13;
‘Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat’. Dengan ini hasil suatu proses &#13;
arah sektor kesehatan di Kota Banda Aceh menurut visi secara umum adalah &#13;
“Mewujudkan Kota Banda Aceh  gemilang dalam Bingkai Syariah”. Misi urutan &#13;
kesatu dinas kesehatan Kota Banda Aceh sebagai penanggung jawab dalam &#13;
mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang paripurna, bermutu, &#13;
mausiawi, adil merata, bermartabat dan berwawasan lingkungan dengan &#13;
menerapkan nilai-nilai islam.  Saat ini Banda Aceh berada diperingkat teratas &#13;
banyaknya kasus pengidap HIV AIDS di Aceh, Ironisnya jumlah kasus terus &#13;
meningkat setiap tahunnya. Dinas Kesehatan Aceh mencatat sepanjang tahun &#13;
2017 ditemukan 133 kasus, diantaranya HIV 55 dan AIDS 78 di Banda Aceh &#13;
ditemukan 23 kasus selanjutnya menyusul Aceh Utara dengan 18 kasus, Aceh &#13;
Taming 18, Bireun 10 kasus, Pidie 6 kasus, Subulussalam 4 kasus, Aceh selatann &#13;
4 kasus, Langsa 5 kasus, Aceh Besar 3 kasus, Aceh tenggara 4 kasus dan Aceh &#13;
Timur 6 kasus. Dalam kurun waktu dari 2004 –  2017 sudah sebanyak 1.300 kasus &#13;
HIV AIDS yang menyerang warga Aceh. Sementara baru 630 orang baru &#13;
dideteksi dan terbanyak masih tetap kota Banda Aceh sebanyak 77 Kasus. &#13;
Artinya, masih ada separuh yang belum ditemukan dan tidak pernah datang atau &#13;
konseling kepada Dinas Kesehatan setempat untuk menjalani pengobatan. Dilihat &#13;
dari rentan usia yang terbanyak terjangkit virus itu berada di usia produktif antara &#13;
20  –  45 Tahun.  Dalam Qanun Aceh No  11 tahun 2013 tentang Kesejahteraan &#13;
Sosial. Ketertarikan penulis melakukan penelitian kebijakan pemerintah &#13;
menanggulangi HIV AIDS karena untuk mengetahui kebijakan apa saja yang &#13;
dilakukan pemerintah  untuk menangani kasus HIV AIDS. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa kebijakan  pemerintah saat ini hanya mengandalkan Qanun &#13;
No 11. Namun upaya yang dilakukan pemerintah Aceh berjalan dengan sangat &#13;
baik. Adapun Upaya yang dilakukan oleh pemerintah mengenai menanggulangi &#13;
HIV AIDS yaitu dengan  melakukan sosialisasi seperti  Meningkatkan &#13;
Kewaspadaan Universal di sarana pelayanan kesehatan, program penanggulangan &#13;
VCT, sosialisasi pencegahan HIV AIDS di sekolah, dan pelayanan komunikasi &#13;
publik.&#13;
Kata Kunci :  kebijakan pemerintah dan menanggulangi</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>64546</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-24 09:56:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-24 14:54:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>