PERUBAHAN BUDAYA MENDIDIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL ETNIS GAYO “BUJANG BERAMA BERU BERINE” (STUDI DI KAMPUNG BUNTUL PETERI KECAMATAN PERMATA KABUPATEN BENER MERIAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERUBAHAN BUDAYA MENDIDIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL ETNIS GAYO “BUJANG BERAMA BERU BERINE” (STUDI DI KAMPUNG BUNTUL PETERI KECAMATAN PERMATA KABUPATEN BENER MERIAH)


Pengarang

Arianda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410101010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Bujang Berama Beru Berine merupakan sebuah alat untuk memberikan keteraturan sosial di masyarkat, baik setelah teIjadinya peristiwa untuk mencegah terjadi kembali, maupun mencegah sebelum suatu peristiwa tejadi. Dan nilai ini merupakan nilai dari kearifan lokal pada masyarakat Gayo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan makna dan eksistensi dari nilai Bujang Berama Beru Berine pada masyarakata Desa Buntul Peteri Kecamatan Pennata Kabupaten Bener Meriah, Penelitian merupakan metode penelitian kuaIitatif dengan pendek:atan deskriptif, dengan fokus penelitian makna dan eksistensi dari nilai Bujang Berama Beru Berine (budaya mendidik dengan kearifan lokal Gayo). Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara, dokumentasi. Subjek dari penelitian ini berjumlah 5 orang dan ditambah 1 informan kunci semua berjumlah 6 orang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori AGIL yang dipopulerkan oleh Talcott Parson yaitu adaptasi, pencapain tujuan, integrasi, pemeliharaan pola. Hasil dari penelitian ini pemaknaan masyarakat terhadap nilai Bujang Berama Beru Berine secara pemahaman masih baik tetapi didalam pengimplementasian kedalam tindakan cenderung berkurang. Eksistensi dari nilai Bujang Berama Beru Berine dari sisi sosialisasi masih sangat kurang atau belum maksimal sehingga keberadaan nilai ini terhadap permasalahan cenderung berkurang.

Kata kunci : Bujang Berama Beru Berine, kearifan lokal Gayo, Makna dan
Eksistensi, AGIL

ABSTRACT

Bujang Berama Bern Benne is a tool to provide social order in society, whether after the event to prevent it from happening again, or to prevent it before an event occurs. And this value is the value of local wisdom in the Gayo community. The purpose of this study was to determine changes in the meaning and existence of the Bujang Berama Bern Benne value in the community of Buntul Peteri Village, Permata District, Bener Meriah Regency. The research is a qualitative research method with a descriptive approach, with a focus on researching the meaning and existence of Bujang Berama Bern Benne values (culture of educating with Gayo local wisdom). Data collection techniques were observation and interviews, documentation. The subjects of this study were 5 people with 1 key informant therefore, the total are 6 people. The theory used in this study is the AGIL theory popularized by Talcott Parson; adaptation, achievement of goals, integration, pattern maintenance. The results of this study meanings of the community to the value of Bujang Berama Bern Berine in understanding is still good but in its implementation into action tends to decrease. The existence of Bujang Berama Bern Berine values in terms of socialization is still very lacking or not optimal so that the existence of this value on the problem tends to decrease.

Keywords: Bujang Berama Beru Berine, Gayo local wisdom, Meaning and Existence, AGIL

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK