KOMUNIKASI INFORMAL PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PEGAWAI PADA BIDANG BINA IDEOLOGI, WAWASAN KEBANGSAAN, DAN KARAKTER BANGSA (STUDI PADA KANTOR BADAN KESBANGPOL ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KOMUNIKASI INFORMAL PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PEGAWAI PADA BIDANG BINA IDEOLOGI, WAWASAN KEBANGSAAN, DAN KARAKTER BANGSA (STUDI PADA KANTOR BADAN KESBANGPOL ACEH)


Pengarang

MUHAMMAD RIFKI ALFANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1510102010059

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Komunikasi Informal Pimpinan dalam Meningkatkan Kedisiplinan Pegawai pada Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa (Studi pada Kantor Kesbangpol Aceh)”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kewajiban pimpinan melalui komunikasi informal dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat komunikasi informal pimpinan dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai pada Bidang Bina Ideologi, wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Teori Motivasi Prestasi menjelaskan suatu keinginan yang ada dalam diri seseorang serta mendorong orang tersebut untuk berusaha mencapai suatu standar atau ukuran keunggulan dengan komponen dasar Need for achievement, Need for affiliation, dan Need for Power. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi informal pimpinan Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Aceh belum maksimal sehingga belum mampu meningkatkan kedisiplinan pegawai. Faktor penghambat komunikasi informal yaitu stratifikasi, respons, dan kurangnya pemberian motivasi.

Kata kunci : Komunikasi informal, Kedisiplinan, Kesbangpol

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK