<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="64382">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L)TERHADAP PERTUMBUHAN RAMBUT PADA MENCIT (MUS MUSCULUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Shella Nasmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: Ekstrak, Daun Cabai Rawit, Pertumbuhan Rambut, Mencit, ANAVA&#13;
Penelitian yang berjudul “Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) terhadap Pertumbuhan Rambut pada Mencit (Mus musculus)” telah dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2019. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun cabai rawit dalam meningkatkan pertumbuhan rambut pada mencit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan pola rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Perlakuan terdiri dari KN (kontrol negatif, tidak diberi perlakuan), KP (kontrol positif, diberi produk urang-aring komersial), P1 (diberi ekstrak daun cabai rawit 10%), P2 (diberi ekstrak daun cabai rawit 20%), dan P3 (diberi ekstrak daun cabai rawit 30%). Parameter penelitian mencakup pertumbuhan panjang rambut dan jumlah rambut yang tumbuh pada mencit. Data pada penelitian dianalisis dengan menggunakan uji statistik Analisis Varian (ANAVA), dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf uji 5%. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil ANAVA terhadap pertumbuhan panjang rambut yaitu nilai Fhitung (63,772) &gt; nilai Ftabel (3,06). Sedangkan hasil ANAVA terhadap jumlah rambut yang tumbuh pada mencit yaitu nilai Fhitung (126,571) &gt; Ftabel (3,06). Hal tersebut bermakna bahwa pemberian ekstrak daun cabai rawit berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang maupun jumlah rambut yang tumbuh pada mencit. Perlakuan P3 lebih baik dalam meningkatkan pertumbuhan rambut pada mencit jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun cabai rawit dapat meningkatkan pertumbuhan panjang dan jumlah rambut yang tumbuh pada mencit.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>64382</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-23 14:27:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-23 15:20:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>