<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="64280">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KOTA TANPA KUMUH KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DI KOTA LANGSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADE MIRANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Permukiman penduduk wilayah Kota Langsa yang semakin padat sejak 3 tahun terakhir membuat wilayah Kota Langsa ditetapkan sebagai salah satu daerah kumuh di Provinsi Aceh. Dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019 mengamanatkan pembangunan dan pengembangan kawasan perkotaan melalui penanganan kualitas permukiman kumuh serta pencegahan tumbuh kembangnya wilayah kumuh baru dan penghidupan yang berkelanjutan.  Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis implementasi kebijakan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Di Kota Langsa dan mengetahui peran dari pemerintah dalam penuntasan wilayah kumuh di Kota Langsa. Metode dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan teori implementasi kebijakan Jeffrey Pressman dan Aaron Wildavsky, meliputi klasifikasi perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, dan pemeliharaan. Hasil penelitian ini adalah pertama, implementasi kebijakan KOTAKU sudah dilaksanakan sejak 2016 hingga sekarang namun belum sepenuhnya merata di wilayah Kota Langsa, serta masih ditemukan adanya tahapan analisis yang belum di jalankan sepenuhnya. Kedua, Pemerintah Kota Langsa berperan aktif dengan merumuskan program KOTAKU dalam RPJM 2017-2022, serta ditemukan kendala Sumber Daya Manusia(SDM) dalam membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat(KSM) sebagai kelompok yang menjalankan bentuk dari pelaksanaan program KOTAKU di desa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemerintah Kota Langsa serta pihak terkait belum sepenuhnya berhasil melakukan penanganan wilayah kumuh di Kota Langsa. Pemerintah harus melakukan perumusan yang matang berdasarkan data wilayah kumuh yang di data secara benar  untuk memperoleh nilai tingkat kekumuhannya serta menetapkan wilayah kumuh dan melakukan  pembinaan SDM dengan cara memberikan pelatihan hingga pengetahuan tentang prosedur kerja.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kota Tanpa Kumuh, Dinas Pekerjaan Umum   dan Perumahan Rakyat Kota Langsa&#13;
 &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>64280</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-23 11:37:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-23 15:17:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>