FORMULASI GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI HIJAU ROBUSTA TAKENGON (COFFEA CANEPHORA PIERRE EX A. FROEHNER) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

FORMULASI GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI HIJAU ROBUSTA TAKENGON (COFFEA CANEPHORA PIERRE EX A. FROEHNER)


Pengarang

KEVIN KWOK - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1508109010030

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner) merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Aceh dan hanya dimanfaatkan sebagai minuman. Penelitian menunjukkan potensi aktivitas farmakologi lain yang dimiliki oleh kopi, salah satunya sebagai antidiabetes. Granul effervescent adalah salah satu bentuk sediaan oral yang dapat menutupi rasa tidak enak dari zat aktif, memiliki nilai estetika yang tinggi, dan dapat mengandung dosis zat aktif yang relatif besar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, persentase penurunan kadar gula darah dari ekstrak etanol biji kopi hijau robusta dengan dosis 100 mg/kgBB tikus (setara dengan 1.120 mg/70 kgBB manusia) mencapai 138,09%. Berdasarkan hasil tersebut, dilakukanlah penelitian terhadap formulasi granul effervescent ekstrak etanol biji kopi hijau robusta dengan variasi konsentrasi garam effervescent. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi terbaik ekstrak etanol biji kopi hijau agar dapat dijadikan sediaan granul effervescent yang dapat memenuhi persyaratan standar sediaan effervescent secara umum. Konsentrasi asam sitrat, asam tartarat dan natrium bikarbonat secara berurutan yang digunakan adalah 7,35%; 14,7%; 25% (F1); 8,08%; 16,17%; 27,5% (F2); dan 8,82%; 17,64%; 30% (F3). Kopi hijau robusta diekstraksi dengan menggunakan metode maserasi. Hasil penapisan metabolit sekunder ekstrak menunjukkan bahwa ekstrak mengandung metabolit golongan alkaloid, saponin, fenolik dan flavonoid. Granul effervescent telah dievaluasi dan F1 dan F2 tidak memenuhi standar evaluasi laju alir granul, sedangkan F3 memenuhi semua standar evaluasi sediaan. Berdasarkan hasil tersebut, F3 menghasilkan sediaan granul effervescent terbaik yang memenuhi standar sediaan effervescent secara umum.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK