Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KARAKTERISTIK PUPUK BOKASHI HASIL PEMANFAATAN SPENT COFFEE GROUNDS (SCG)
Pengarang
NUR VIYA LISMA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1506103010038
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Lisma, Nur Viya. 2019. Analisis Karakteristik Pupuk Bokashi Hasil Pemanfaatan Spent Coffee Grounds (SCG). Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dra. Asiah MD, M. P., (2) Iswadi, S. Pd., M. Si
Kata kunci: SCG, bokashi, mikroba, pupuk organik
Spent Coffee Ground (SCG) merupakan limbah yang dihasilkan melalui proses penyajian kopi yang diseduh baik secara manual maupun menggunakan mesin pengolah biji kopi instan. Menurut penelitian terdahulu, SCG memiliki banyak kandungan senyawa organik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik padat maupun cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik biologi (jenis jamur dan bakteri) dan kesesuaian kandungan kimia (kadar C, N, P, K, rasio C/N), kadar air dan pH pupuk bokashi SCG dengan SNI 7763:2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Analisis yang dilakukan pada pupuk bokashi yaitu analisis jenis mikroba, analisis kadar air, uji pH, uji FTIR dan UV-Vis. Parameter penelitian ini yaitu jenis mikroba, kadar C, N, P, K, rasio C/N, kadar air dan pH pupuk. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pupuk bokashi SCG merupakan pupuk organik yang mengandung 4 jenis mikroba yaitu Aspergillus sp., Cladorrhinum sp., Penicillium sp., Rhizopus sp., yang baik bagi tanah dan tanaman dan 4 isolat bakteri dengan kadar N 29,71%; kadar N 3,65%; kadar P 0,30%; kadar K 0,38%; rasio C/N 8,14; kadar air 10%; dan pH 6,7. Dapat disimpulkan bahwa terdapat 4 jenis jamur (Aspergillus sp., Cladorrhinum sp., Penicillium sp., dan Rhizopus sp.) dan 4 jenis bakteri pada pupuk bokashi SCG. Kadar zat kimia (C, N, P, K dan C/N), kadar air dan pH pupuk bokashi SCG sesuai dengan SNI 7763:2018.
Tidak Tersedia Deskripsi
JAMUR ANTAGONIS TRICHODERMA TERHADAP FUSARIUM OVSPORUM F.SP. LYCOPERSICI DENGAN PENAMBAHAN PUPUK BOKASHI PADA TANAMAN TOMAT (Zulfa, 2024)
APLIKASI BOKASHI PADA ENTISOL DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH SERTA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI (CAPSICUM ANNUM L.) DI GAMPONG MEUNASAH BEUTONG KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Mauliza Citra, 2024)
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG (SOLANUM MELONGENA L.) AKIBAT DOSIS PUPUK BOKASHI DAN PUPUK MONO KALIUM PHOSPATE (Nabilah Nur Ahmad, 2025)
PERBANDINGAN PHMBERIAN PUPUK BOKASHI JERAMI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) (Mulyadi, 2024)
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN PUPUK BOKASHI KELOMPOK TANI INGIN SEJABTERA DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (Ayulia Winda Zahara, 2021)