Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BELAWAN
Pengarang
SILVIA TRIOLA AUDINA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1511103010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.372 7
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Komoditas unggulan merupakan barang atau jasa yang dihasilkan masyarakat melalui proses pemilihan dan pengembangan serta memiliki nilai lebih dibanding dengan produk lainnya. Melalui potensi yang dimiliki Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan yang berupa kegiatan ekspor yang dijalankan melalui penerbitan Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI) diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap pembangunan sektor perikanan dan menjadi basis ekonomi di PPS Belawan. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui komoditas unggulan hasil perikanan tangkap di PPS Belawan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2019, bertempat di PPS Belawan, Medan Belawan, Sumatera Utara. Pengumpulan data yang dikumpulkan meliputi kegiatan pengamatan, wawancara, dan penelusuran studi pustaka (menggali sumber-sumber sekunder). Perhitungan komoditas unggulan dilakukan dengan menggunakan metode Location Quotient (LQ). Penentuan didasarkan pada empat kriteria yaitu: nilai LQ dari volume produksi ikan, LQ dari nilai produksi, dan produksi hasil tangkapan yang diekspor melalui penerbitan SHTI. Pemilihan komoditas jenis ikan unggulan kemudian dilakukan dengan metode Comparative Performance Index (CPI). Berdasarkan perhitungan LQ diperoleh empat jenis hasil tangkapan dengan nilai LQ volume produksi tertinggi yakni cumi-cumi sebesar 24,19; sotong 4,10; tongkol 3,62; dan udang 3,31. Berdasarkan perhitungan LQ nilai produksi, diperoleh LQ nilai produksi terbesar adalah cumi-cumi sebesar 11,23; udang sebesar 5,98; sotong 1,45; dan tongkol sebesar 1,02. Berdasarkan potensi pasar hasil tangkapan yang di ekspor melalui penerbitan SHTI jumlah hasil tangkapan terbesar adalah cumi-cumi sebanyak 13.566,09 ton, sotong sebanyak 10.485,15 ton, tongkol sebanyak 4.586,10 ton, dan udang sebanyak 3.971,48 ton. Berdasarkan tiga kriteria tersebut diperoleh cumi-cumi sebagai komoditas unggulan di PPS Belawan dengan jumlah analisis CPI sebesar 2.173, udang sebesar 786, sotong sebesar 530, dan tongkol sebesar 325.
Kata kunci: Komoditas unggulan, PPS Belawan, cumi-cumi, Location Quotient (LQ)
?
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BELAWAN (SILVIA TRIOLA AUDINA, 2019)
STUDI USAHA PENANGKAPAN IKAN HIU DENGAN RAWAI DASAR (BOTTOM LONGLINE) DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA BANDA ACEH (Leni Afriani, 2019)
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN ACEH BESAR (Nadia Viroza, 2024)
PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA DI BANDA ACEH (Ade Setiawan, 2014)
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN PIDIE, ACEH (MARZALAINA, 2022)