Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
SOSIALISASI CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN OLEH PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019 (STUDI PADA PEMASANGAN ALAT PERAGA KAMPANYE DI KECAMATAN BAITURRAHMAN)
Pengarang
Hendrayana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1210103010013
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Pemilihan Umum Tahun 2019 untuk pertamakalinya PEMILU dilakukan serentak
antara pemilihan presiden dan Pemilihan legislatif. Partai politik dalam pemilihan
presiden terbagai dalam dua koalisi yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma?ruf Amin
yang diusung dan didukung oleh sembilan Partai Politik dan pasangan Nomor urut
02 Prabowo-Sandi yang diusung dan didukung oleh lima Partai Politik. Karena
pemilu dilakukan serentak maka oleh itu partai politik mempunyai tugas ganda
dalam hal proses kampanye, disatu sisi partai politik harus mensosialisasikan
calon presiden dan wakil presiden yang diusung oleh partainya dan disisi lain
partai politik juga harus mensosialisasikan para calon legislatif dari partainya.
Beberapa partai politik mengintruksikan kepada para calon legislatif untuk
menempatkan gambar atau slogan Capres dan Cawapres yang didukung oleh
partainya. Di kecamatan Baiturrahman kota Banda Aceh terdapat banyak alat
praga kampanye calon legislatif yang tidak menempatkan gambar atau slogan
Capres dan Cawapres yang didukung oleh partainya. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui alasan mengapa calon legislatif tidak menempatkan gambar
capres dan cawapares yang diusung oleh partainya pada alat praga kampanye, dan
untuk mengetahui dampak apakah yang terjadi terhadap partai politik dan capres
dan cawapres terhadap diadakanya pemilu serentak. Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam
penelitian ini diperoleh dengan melakukan penelitian wawancara dan
dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah beberapa partai politik dalam proses
sosialisasi dan kampanye memang mengintruksikan kepada legislatif untuk
menempatkan gambar atau slogan capres dan cawapres yang didukung oleh
partainya di alat praga kampanye, namun demikian tidak semua partai
mengeluarkan intruksi yang demikian. Banyaknya isu negatif terhadap calon
presiden membuat para Caleg tidak menempatkan gambar capres dan cawapres
yang didukung oleh partai pada alat praga kampanye mereka. Disarankan proses
pemilu yang serentak untuk dapat dikaji kembali dikarenakan membuat kinerja
partai politik menjadi ganda terutama dalam proses kampanye dan menjadi tidak
efektif.
Kata Kunci : Sosialisasi, Pemilu, Partai Politik, Alat Praga Kampanye.
Tidak Tersedia Deskripsi
SISTEM PERBANDINGAN PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DALAM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA DAN REPUBLIK AMERIKA SERIKAT (Yulis Haryati, 2013)
PRO KONTRA CALON PRESIDEN DARI KALANGAN MILITER PRABOWO SUBIANTO DI KABUPATEN PIDIE PADA PEMILIHAN PRESIDEN TAHUN 2014 (M. RAJIV SYARIF, 2014)
PELAKSANAAN PEMASANGAN ALAT PERAGA KAMPANYE PADA PEMILU LEGISLATIF 2024 (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (RATU ZIA ZAHERA, 2025)
URGENSI PENCALONAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN INDEPENDENT DI INDONESIA (Muammar Ziyad Aravie, 2023)
PENGATURAN AMBANG BATAS PRESIDEN (PRESIDENTIAL THRESHOLD) BERDASARKAN KETENTUAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM (IMAM BUCHARI, 2023)