Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERAN PEMERINTAH DALAM MENSOSIALISASIKAN KEARIFAN LOKAL SMONG UNTUK MASYARAKAT PENDATANG DI SIMEULUE
Pengarang
Jumarlin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1310103010043
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kearifan lokal Smong dalam masyarakat Simeulue saat ini mulai menghilang, hal ini dikarenakan perkembangan zaman serta perhatian masyarakat dan pemerintah setempat yang kurang. Masyarakat dan pemerintah hanya mengenal Smong disaat bencana datang, sehingga masyarakat tidak dapat mempersiapkan diri sebagaimana yang terhadap pada Smong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah dalam mensosialisasikan kearifan lokal Smong untuk masyarakat pendatang di Simeulue dan kendala pemerintah dalam mensosialisasikan kearifan lokal Smong untuk masyarakat pendatang di Simeulue. Penelitian ini menggunakan teori peran dan teori kebijakan pemerintah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Informan penelitian ini terdiri pihak BPBD Kabupaten Simeulue, Dinas Pariwisata, toko adat, tokoh masyarakat dan masyarakat Kabupaten Simeulue. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa peran pemerintah Kabupaten Simeulue dalam mensosialisasikan kearifan lokal Smong kepada masyarakat pendatang di antaranya sosialisasi kearifan lokal smong melalui kesenian Nandong, melalui cerita rakyat yang disebut “nafi-nafi”, pemanfaatan media sosial seperti DAAI TV salah satu media televisi swasta Indonesia dan Perusahaan Digital Business Solution yang berpusat di Jakarta, memasukan Smong sebagai bagian dari kurikulum muatan lokal di sekolah yang ada di Kabupaten Simeulue dan membentuk Komunitas Siaran Smong yang berupaya menyebarkan arti penting Smong dengan mengadakan tutur keliling kapada setiap masyarakat. Kendala pemerintah Kabupaten Simeulue dalam mensosialisaikan kearifan lokas Smong untuk masyarakat pendatang adalah minimnya kesadaran masyarakat pendatang terhadap bahaya bencana. Masyarakat hanya menyadari pentingnya Smong di saat terlihat tanda-tanda akan adanya bencana saja, namun setelah bencana tersebut terlewati beberapa bulan, masyarakat dengan sendirinya melupakan akan pentingnya Smong. Kendala lain yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Simeulue dalam mensosialisasikan kearifan lokal Smong ialah letak pulau simeulue yang terpisah dari daratan lainnya sehingga penyebaran informasi kepada masyarakat tentang Smong. Maka dapat disimpulkan bahwa pemerintah Simeulue telah berperan besar dalam mensosialisasikan Smong kepada masyarakat sekalipun terkendala oleh beberapa hal, namun selalu diatasi.
Kata Kunci: Peran, Kabupaten Simeulue, Kearifan Lokal, Smong dan Masyarakat.
Tidak Tersedia Deskripsi
IMPLEMENTASI KEARIFAN LOKAL SMONG DALAM PEMBELAJARAN JENJANG SD-SMA DI KABUPATEN SIMEULUE (RIKA MAULIZA CAHYANI, 2022)
KEARIFAN LOKAL SMONG MASYARAKAT SIMEULUE DALAM KESIAPSIAGAAN BENCANA 12 TAHUN PASCA TSUNAMI (Rasli Hasan Sari, 2017)
PERAN LAULU DALAM SISTEM KEKERABATAN PADA MASYARAKAT SIMEULUE BARAT (Maswini, 2021)
PENGARUH PEMANFAATAN KEARIFAN LOKAL NANDONG SMONG SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 SALANG (WAHYU FEBRILIA, 2025)
TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KABUPATEN SIMEULUE DALAM MENGHADAPI BENCANA TSUNAMI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (EVA ASRIANTI, 2025)