EFEK HEPATOPROTEKTIF EKSTRAK METANOL AKAR SIDAGURI ( SIDA RHOMBIFOLIA LINN.) TERHADAP HEPAR MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINDUKSI OLEH PARASETAMOL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEK HEPATOPROTEKTIF EKSTRAK METANOL AKAR SIDAGURI ( SIDA RHOMBIFOLIA LINN.) TERHADAP HEPAR MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINDUKSI OLEH PARASETAMOL


Pengarang

Riska Nanda Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101010083

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

615.321

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Parasetamol merupakan salah satu analgesik dan antipiretik yang paling sering menyebabkan hepatotoksisitas. Sidaguri (Sida rhombifolia Linn.) merupakan tanaman herbal yang sering digunakan oleh masyarakat Aceh untuk pengobatan penyakit hepar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hepatoprotektif ekstrak metanol akar sidaguri (EAS) terhadap hepar mencit (Mus musculus) yang diinduksi oleh parasetamol. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan hewan coba mencit jantan sebanyak 25 ekor yang dibagi ke dalam 5 kelompok. Kelompok perlakuan terdiri dari EAS dosis 500 mg/kgBB, 750 mg/kgBB dan 1000 mg/kgBB dilanjutkan dengan pemberian parasetamol 250 mg/kgBB 3 jam setelahnya. Kelompok kontrol positif diberikan parasetamol 250 mg/kgBB, sedangkan kontrol negatif yang diberikan akuades ad libitum. Parameter yang diamati adalah rerata histopatologi hepar dan kadar enzim SGPT. Hasil analisis statistik membuktikan bahwa ada perbedaan yang sangat nyata (P > 0,01) rerata nekrosis antar kelompok perlakuan. Dosis 1000 mg/kgBB menunjukkan rerata nekrosis terendah dibandingkan kelompok pemberian dosis 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB EAS. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin besar dosis EAS yang diberikan, maka semakin efektif dalam memberikan proteksi terhadap kerusakan hepar. Kadar enzim SGPT pada kelompok P1, P2, dan P3 memperlihatkan perbedaan yang nyata (P>0,01), sedangkan tidak ada perbedaan yang nyata (P>0,01) antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok P4 dan P5. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak akar sidaguri dosis 750 mg/kgBB dan 1000 mg/kgBB memiliki efek hepatoprotektif terhadap hepar mencit yang diinduksi oleh parasetamol.
Kata kunci: Sida rhombifolia Linn., Hepatoprotektif, Parasetamol.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK