<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="64062">
 <titleInfo>
  <title>HISTOLOGI PARU-PARU PADA ULAR AIR (ENHYDRIS ENHYDRIS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL FADHILAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ular air pelangi merupakan ular yang dapat ditemukan di kolam, memiliki tubuh &#13;
yang relatif sedang, panjang maksimum 80 cm, umumnya antara 50-60 cm, &#13;
berkepala kecil, perut agak besar, dan  berekor pendek.Tujuan dari penelitian ini &#13;
adalah mengetahui struktur histologi paru-paru ular air (Enhydris enhydris). &#13;
Penelitian ini menggunakan sampel 3 ekor ular air (Enhydris enhydris)  dengan &#13;
panjang tubuh ± 50 cm. Penelitian ini melakukan metode mikroteknik dengan &#13;
pewarnaan Hematoksilin-Eosin (HE). Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini &#13;
dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk gambar. Hasil pengamatan &#13;
secara makroskopis paru-paru pada ular berbentuk panjang, sebagian besar trakea &#13;
menempel pada paru-paru, dan terdapat adanya kantung udara atau kantung &#13;
renang pada bagian ujung dari paru-paru, serta secara gambaran histologi paru-&#13;
paru ular air terdiri atas duktus alveolaris, sakus alveolaris dan alveoli, struktur &#13;
histologi penyusun paru-paru pada ular air (Enhydris enhydris) terdiri atas sel &#13;
epitel alveoli tipe 1, sel alveoli tipe 2, berkas otot, jaringan ikat, kapiler pembuluh &#13;
dan sel makrofag.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan struktur &#13;
histologi paru- paru ular air  (Enhydris enhydris) berbeda dengan struktur histologi &#13;
paru-paru reptil pada umumnya.  Pada paru-paru ular air (Enhydris enhydris) &#13;
hanya terdiri dari duktus alveolaris, sakus alveolaris, alveoli, serta adanya kantung &#13;
udara pada ujung paru-paru.&#13;
Kata kunci : Ular air (Enhydris enhydris), Histologi, Paru-paru</note>
 <subject authority="">
  <topic>HISTOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>64062</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-20 16:19:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-12 15:39:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>