PERSEPSI DAN ADAPTASI PETANI KOPI ARABIKA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DI DATARAN TINGGI GAYO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI DAN ADAPTASI PETANI KOPI ARABIKA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DI DATARAN TINGGI GAYO


Pengarang

AISYAH AMIRA GINTING - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505102010078

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

633.73

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Petani kopi arabika di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah mengandalkan sumber pendapatan dari perkebunan kopi arabika yang sangat rentan terhadap perubahan iklim. Persepsi petani kopi arabika agar dapat memahami dampak negatif yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan bagaimana upaya adaptasi yang dilakukan tersebut sangat menentukan keberhasilan petani kopi arabika untuk bertahan mengembangkan perkebunan kopi mereka. Tujuan penelitian adalah megetahui bagaimana persepsi dan adaptasi petani kopi arabika terhadap perubahan iklim dan bagaimana hubungan antara variabel persepsi dan adaptasi tersebut. Pengambilan sampel secara Purposive, yaitu petani kopi arabika binaan CV. Oro Kopi Gayo dan KSU Sara Ate, sebanyak 67 petani. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan alat analisis skala Likert dan di uji menggunakan korelasi Spearman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani kopi arabika positif (+) terhadap perubahan iklim yang artinya petani mengetahui isu perubahan iklim dan merasakan pengaruhnya terhadap tanaman kopi arabika terutama kualitas dan produktivitas kopi arabika dengan nilai indikator pengetahuan sebesar (78,12%), indikator pengalaman sebesar (92,42%), dan indikator harapan sebesar (80,10%). Namun, adaptasi yang dilakukan oleh petani terhadap perubahan iklim masih tergolong rendah dengan nilai indikator adaptasi secara fisik sebesar (37,81%), indikator adaptasi secara lingkungan sebesar (47,19%), dan indikator adaptasi secara kelembagaan sebesar (32,18%). Hubungan antara persepsi dan adaptasi menunjukkan hasil signifikansi sebesar 0,838 yang artinya hubungan antara variabel persepsi dan adaptasi tidak signifikan atau tidak berarti.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK