Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PRODUKSI KOPI ARABIKA BERDASARKAN KARAKTERISTIK MORFOLOGI LAHAN DI KABUPATEN GAYO LUES
Pengarang
DANIL ARVI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1305108010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.173 73
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Produktivitas kopi Arabika di Kabupaten Gayo Lues masih terbilang rendah dibandingkan dengan dua kabupaten penghasil kopi Arabika yang ada di Aceh yaitu Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Kebun kopi di Kabupaten Gayo Lues baru sekitar 4.000-an hektar yang diusahakan oleh sekitar 2.650 kepala keluarga petani dengan produktivitas baru mencapai sekitar 650 kg biji kering per hektar. Rata-rata Produktifitas tersebut masih diatas rata-rata Produktifitas kopi nasional, tetapi masih rendah dibanding potensi Produktivitas kopi Arabika yang dapat mencapai sekitar 3 - 4 ton per hektar per tahun. Penyebab rendahnya produktivitas kopi Arabika diantaranya diperkirakan karena diusahakan tidak pada ketinggian optimum, ditanam pada lereng lebih besar dari 15% tetapi tidak diikuti dengan tindakan konservasi tanah dan kesuburan tanah sangat rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketinggian tempat dan kelerengan dan hubungannya dengan produktivitas kopi Arabika dalam rangka mendukung pengembangannya di Kabupaten Gayo Lues. Pengolahan data dilakukan di Laboratorium Penginderaan Jauh dan Kartografi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dimulai dari bulan Agustus sampai September 2018, menggunakan metode deskriptif dengan teknik survai dan pengamatan produksi kopi dilakukan dengan cara taksasi yaitu menghitung seluruh buah kopi yang ada pada batang sampel yang telah ditetapkan sehingga dapat dikalkulasikan untuk mendapatkan jumlah produksi kopi per hektar.
Berdasarkan hasil analisis korelasi dan regresi ketinggian tempat berkorelasi negatif tidak signifikan terhadap berat biji bersih dengan nilai R = 0,372, dimana pada setiap kenaikan ketinggian tempat 200 m dpl. dapat menurunkan berat biji bersih sebanyak 0,14% per hektar, dan kelerengan berkorelasi negatif tidak signifikan terhadap berat biji bersih dengan nilai R = 0,182, dimana pada setiap kenaikan 1% lereng dapat menurunkan berat biji bersih sebanyak 0,007% per hektar.
Tidak Tersedia Deskripsi
DISTRIBUSI SPASIAL TANAMAN KOPI ARABIKA DAN SERE WANGI SERTA HUBUNGANNYA DENGAN RTRW DI KABUPATEN GAYO LUES (TADA SYALAHUDDIN, 2019)
ANALISISPRODUKSI DAN FINANSIAL USAHATANI KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) PADA KELAS KESESUAIANA (RENY MEISETYANI, 2021)
EVALUASI KRITERIA KESESUAIAN LAHAN KOPI ARABIKA GAYO 2 DI DATARAN TINGGI GAYO (Reza Salima, 2025)
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI PENGOLAHAN KOPI ARABIKA EKSPOR DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Peggi Epaga, 2018)
SISTEM PEMASARAN GREEN BEAN KOPI ARABIKA (COFFEAARABICA. L) DI CV. ORO COFFEE GAYO DESA MONGAL KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH (GUSFIKA MAUZIAH, 2020)