PERILAKU GOLONGAN PUTIH MASYARAKAT KOTA TANJUNGBALAI KECAMATAN SEI TUALANG RASO PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH GUBERNUR SUMATERA UTARA TAHUN 2018 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERILAKU GOLONGAN PUTIH MASYARAKAT KOTA TANJUNGBALAI KECAMATAN SEI TUALANG RASO PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH GUBERNUR SUMATERA UTARA TAHUN 2018


Pengarang

Murni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410103010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kecamatan Sei Tualang Raso memiliki tingkat Golongan Putih yang lebih
tinggi dibandingkan dengan Kecamatan lainnya yaitu sebesar 44.5%. Masyarakat
Kecamatan Sei Tualang Raso memiliki pendidikan yang cukup tinggi dan
pengetahuan politik yang cukup. Hal ini seharusnya dapat membuktikan tingkat
Partisipasi yang signifikan pada peningkatan partisipasi melalui pola pikir. Namun
faktanya masyarakat Kecamatan Sei Tualang Raso masih terlihat pasif pada
Pilkada Gubernur Sumatera Utara tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana Budaya Politik Masyarakat pada saat Pilkada Gubernur
Sumatera Utara tahun 2018 dan Faktor apa saja yang menyebabkan tingginya
angka Golongan Putih pada Pilkada Gubernur Sumatera Utara than 2018. Teori
yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Budaya Politik dan Perilaku
Golput. Penelitian ini adalah penelitian eksplanatif kuantitatif. Jumlah sampel
dalam penelitian ini adalah 99 orang yang terpilih dengan menggunakan
accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan
menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear
sederhana dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil uji hipotesis terdapat nilai thitung
sebesar 34,223 sedangkan nilai ttabel 1,984 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini
berarti Budaya Politik Masyarakat berpengaruh positif terhadap Faktor penyebab
Golput Masyarakat pada Pilkada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor
penyebab Golput Masyarakat Kecamatan Sei Tualang Raso yang paling
berpengaruh terhadap Golput Masyarakat Kecamatan Sei Tualang Raso adalah
faktor politik. Melihat bahwa Perilaku Golput muncul akibat dari
ketidakpercayaan pemilih terhadap pemerintah dan faktor pekerjaan, karena
dengan sedikitnya pendapatan yang didapat oleh masyarakat membuat masyarakat
lebih aktif dalam bekerja pada saat pemilihan yang dianggap mendapatkan hasil
bagi diri sendiri sehingga merusak budaya politik Masyarakat Kecamatan Sei
Tualang Raso. Budaya politik masyarakat Kecamatan Sei Tualang Raso tergolong
kedalam Budaya Politik Subjek/kaula yaitu: memiliki pengetahuan dalam bidang
politik yang cukup, partisipasi politik minim dan kesadaran dalam berpolitik
rendah khususnya Pilkada.
Kata kunci: Golongan Putih, Budaya Politik, Faktor Penyebab Golongan Putih

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK