<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6375">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN HISTOLOGIS OTOT PAHA BELAKANG RN(MUSCULUS GLUTEOBICEPS) SAPI PADA KONDISI RNSEGAR, DINGIN, DAN BEKU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>putri damayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Putri Damayanti. Gambaran Histologis Otot  Paha Belakang  (Musculus gluteobiceps) Sapi pada Kondisi  Segar, Dingin, dan Beku (dibawah bimbingan Razali dan Cut Dahlia Iskandar).&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan mengamati dan membandingkan gambaran histologis otot bagian paha belakang (M. gluteobiceps) sapi pada kondisi  segar, penyimpanan dingin dan penyimpanan beku. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium  Histologi  Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), penelitian ini menggunakan 150 gram daging  paha (M.  gluteobiceps) yang dibagi kedalam 3 kelompok perlakuan masing-masing sebanyak 50 gram. Kelompok I dibiarkan selama 2, 4, 6, 8, dan 10 jam pada kondisi kamar, kelompok II didinginkan pada 4oC selama 1, 2, 3, 4, dan 5 hari, dan kelompok III daging dibekukan selama 4, 8, 12, 16, dan 20 hari pada -4-00C. Selama waktu penyimpanan diamati gambaran  histologis untuk membandingkan ukuran jarak antar serabut otot. Hasil anava satu arah menunjukkan bahwa jarak antar serabut otot paling besar terdapat pada daging beku (P</note>
 <subject authority="">
  <topic>ANATOMY - DOMESTIC ANIMALS</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6375</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-06-06 16:55:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-30 10:38:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>