Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS OPTIMALISASI AGROFORESTRI SERE WANGI DENGAN PINUS DI KABUPATEN GAYO LUES
Pengarang
Mhd. Safri Fitrah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1609200240001
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
iii
RINGKASAN
Agroforestri adalah suatu sistem pengelolaan lahan yang merupakan
kombinasi antara produksi pertanian, termasuk buah-buahan atau peternakan
dengan tanaman kehutanan. Pengolahan lahan dengan sistem agroforestri
bertujuan untuk mempertahankan jumlah dan keragaman produksi lahan, sehingga
berpotensi memberikan manfaat sosial, ekonomi dan lingkungan bagi para
pengguna lahan.
Demi menjaga kelestarian hutan serta mengoptimalkan lahan yang sudah
ada maka solusi yang sangat tepat untuk diterapkan di Kabupaten Gayo Lues
adalah pola tanam agroforestri, yaitu dengan cara memadukan tanaman
pepohonan yang memiliki ekonomi tinggi misalnya pinus dengan tanaman
perkebunan lainnya seperti sere wangi. Dari segi luas lahan dan struktur tanah
sangat menunjang untuk diterapkan kegiatan agroforestri dengan pola tanam pinus
- sere wangi di Kabupaten Gayo Lues.
Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik
porposive sampling. Sedangkan jenis data yang digunakan adalah jenis data
observasi dan wawancara dengan merancang beberapa pertanyaan dalam bentuk
kuesioner. Data diperoleh dari data primer dan sekunder.
Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Untuk mengetahui berapakah luas lahan
yang optimal untuk petani agroforestri sere wangi dengan pinus di Kabupaten
Gayo Lues. 2. Untuk mengetahui kendala-kendala petani dalam pengembangan
agroforestri sere wangi dengan pinus di Kabupaten Gayo Lues
Hasil analisis menunjukkan bahwa Luas lahan agroforestri sere wangi
yang optimal untuk petani yaitu sebesar 12,62 Ha, dengan luas lahan 12,62 Ha
petani telah dapat memenuhi kebutuhan hidup layak kerena pendapatan petani
sudah diatas upah minimum provinsi. Kendala-kendala petani dalam
pengembangan sere wangi dengan pinus di daerah penelitian dapat dilihat dari
aspek teknis dan aspek sosial ekonomi. Untuk aspek teknisnya pengetahuan dan
keterampilan, perawatan serta proses penyulingan sere wangi. Sedangkan untuk
aspek sosial ekonominya adalah fluktuasi harga dan modal untuk usahatani sere
wangi dengn pinus.
Masalah-masalah dalam usahatani agroforestri sere wangi dengan pinus
diatas sering terjadi di daerah penelitin. Tentunya untuk melihat masalah-masalah
yang khusus, detail dan mendalam, sangat di perlukan penelitian lebih lanjut dan
lebih fokus mengupas masalah-masalah terkait, yang menurut pengamatan
peneliti masih perlunya kajian telaah. Hal ini menjadi sebuah hal yang serius
diperhatikan, baik diliahat dari aspek teknis maupun aspek sosialnya
ekonominya. Dengan harapan, agar pola optimal dapat benar-benar diterapkan dan
memberikan pendapatan optimal bagi petani di daerah penelitian
Tidak Tersedia Deskripsi
DISTRIBUSI SPASIAL TANAMAN KOPI ARABIKA DAN SERE WANGI SERTA HUBUNGANNYA DENGAN RTRW DI KABUPATEN GAYO LUES (TADA SYALAHUDDIN, 2019)
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGANTANAMAN SERE WANGI DI KABUPATEN GAYO LUES (Mulyana, 2019)
ANALISIS PRODUKSI DAN FINANSIAL USAHATANI SERE WANGI (CYMBOPOGON NARDUS RENDLE. LIN) PADA KELAS KESESUAIAN LAHAN TERPILIH DI KABUPATEN GAYO LUES. (FAUZAH, 2021)
OPTIMALISASI PEMANFAATAN GETAH PINUS OLEH PEMERINTAH KABUPATEN GAYO LUES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Iskandar, 2024)
PENGARUH NAUNGAN DAN JUMLAH BIBIT TERHADAPRNPERTUMBUHAN DAN VOLUME MINYAK SERE WANGI (CYMBOPOGONRNNARDUS L.) YANG DITANAM DI KAWASAN ULUN TANOH KECAMATANRNKUTAPANJANG KABUPATEN GAYO LUES. (JUMA SRIPATI, 2022)