USAHA KERAJINAN KASAB DI KECAMATAN PEUSANGASN KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

USAHA KERAJINAN KASAB DI KECAMATAN PEUSANGASN KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

Rahmiana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506104010021

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.642

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

USAHA KERAJINAN KASAB DI KECAMATAN PEUSANGAN
KABUPATEN BIREUEN

Rahmiana1, Rosmala Dewi2, Fadhilah2
Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh, Indonesia
Email: rahmiana02@gmail.com
ABSTRAK
Kasab merupakan sebuah kerajinan Aceh yang sudah diproduksi berpuluh-puluh tahun lamanya, ini merupakan salah satu peninggalan nenek moyang yang patut dikembangkan dan dilestarikan. Segala hambatan yang dihadapi, kerajinan ini sempat hilang dan kini menjadi kerajinan langka dikalangan masyarakat, kelangkaan ini karena teknik pembuatan kerajinan kasab yang rumit, dan perlu ketelitian saat menyulamnya, serta kurangnya penerus yang melestarikan kerajinan kasab. Saat ini Desa Meunasah Meucap merupakan desa satu-satunya di Bireuen yang masih aktif memproduksi kasab yang memiliki kaulitas produk yang indah dan halus. tetapi kerajinan ini masih belum diketahui oleh kebanyakan orang. Penelitian yang berjudul Usaha Kerajinan Kasab di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen ini bertujuan untuk mengetahui teknik pembuatan kerajinan sulaman kasab, produk kasab yang diproduksi dan hambatan yang dihadapi pengrajin kerajinan kasab yang ada di desa Meunasah Meucap serta upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif naturalistik, dengan memiliki 8 subjek penelitian yang terdiri dari 5 orang pengrajin kasab, 2 orang tokoh masyarakat dan 1 orang karyawan Dekranas. Pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, dokumentasi dan wawancara, dan dianalisiskan melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pembutan kerajinan kasab di Meunasah Meucap memiliki perbedaan seperti penggunaan motif dan persamaan seperti teknik menjahit yang sama dengan daerah lain, produk yang dihasilkan beragam, dan produk-produk tersebut akan diproduksi apabila ada pesanan terlebih dahulu, hambatan dihadapi merupakan hambatan dari dalam diri pengrajin maupun dari luar diri pengrajin, dan sejauh ini sudah dilakukan beberapa upaya namun upaya yang dilakukan masih dikatakan kurang dan perlu peningkatan untuk kelangsungan usaha kerajinan kasab yang ada di Desa Meunasah Meucap, dan perlu peningkatan kreativitas serta inovasi baru bagi pengrajin-pengrajin kerajinan kasab

Kata Kunci : Kasab, Pengrajin, Upaya Mempertahankan Usaha.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK