Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKASI FAKTOR PENGHAMBAT USAHATANI NILAM DI KECAMATAN LHOONG, KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
AULIA PERSADA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1505102010075
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak. Nilam dengan nama ilmiah Pogostemon patchouli Pellem merupakan salah satu tanaman yang menghasilkan minyak atsiri (essential oil). Salah satu kecamatan yang memiliki potensi penanaman tanaman nilam dari segi geografis dan iklim adalah Kecamatan Lhoong. Kualitas minyak atsiri yang bagus ditambah dengan nilai ekonomis yang tinggi merupakan potensi besar dari usahatani. Namun potensi ini tidak termanfaatkan oleh masyarakat Kecamatan Lhoong, hal ini terlihat dari sedikitnya usahatani nilam yang ada di Kecamatan tersebut. Rendahnya keberadaan usahatani nilam di Kecamatan Lhoong dipengaruhi oleh adanya faktor penghambat. penelitian ini bertujuan untuk mengidnetifikasi faktor – faktor yang menghambat usahatani nilam dan mengetahui faktor yang paling menghambat usahatani nilam di Kecamatan Lhoong. Dalam penelitian ini digunakan analisis Analitycal Hierarchy Process (AHP), untuk mengetahui tingkat prioritas dari setiap faktor yang menghambat. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa usahatani nilam di Kecamatan Lhoong terhambat oleh faktor harga, modal, pemasaran, ketersediaan tenaga kerja setempat, ketersediaan bibit, ketersediaan ketel penyulingan, akses lahan dan skill. Berdasarkan pengolahan AHP dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling menghambat adalah faktor harga dengan bobot 0,301 diikuti faktor modal dengan bobot 0,239, ketersediaan ketel penyulingan dengan bobot 0,113, ketersediaan tenaga kerja lokal dengan bobot 0,106, pemasaran dengan bobot 0,086, ketersediaan bibit unggul dengan bobot 0,077, skill dengan bobot 0,044 dan diposisi terakhir adalah akses lahan dengan bobot 0,034.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KONTRIBUSI USAHATANI PADI SAWAH DAN USAHATANI NILAM TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN (Effendi, 2020)
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MINYAK NILAM DI KECAMATAN LHOONG KABUPATEM ACEH BESAR (Adzhani Dhiafah, 2025)
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI NILAM DI KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR (Sadira Sahla, 2024)
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI NILAM DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN (RIDHA AGUS FAJRI, 2021)
ANALISIS POTENSI DAN PROSPEK PENGEMBANGAN USAHATANI NILAM DI KABUPATEN ACEH UTARA (Nurulia Dimitha, 2021)