Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENYAJIAN TARI HIKAYAT PRANG SABI DISANGGAR CUT NYAK DHIEN BANDA ACEH
Pengarang
Putri Nova Yanti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1406102030014
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: Bentuk, Penyajian, Tari Prang Sabi
Penelitian ini berjudul “Penyajian Tari Prang Sabi di Sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh” . Masalah dalam penelitian Bagaimana Bentuk Penyajian Tari Prang Sabi di Sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh. Tujuann penelitian untuk mendeskripsikan Bagaimana penyajian Tari Prang Sabi di sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh. Pendekatan penelitian Kualitatif dan Jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian Fitriani Rizki selaku pelatih dan penari aktif di sanggar Cut Nyak Dhien tahun 2001-20011, Windi Syah Putra selaku pengurus dan anggota sanggar aktif dari tahun 2000 sampai sekarang, dan Syafrijal selaku pengurus sanggar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian: observasi,wawancara,dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian: mereduksi data, penyajian data, dan vertifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Prang Sabi di ciptaan oleh almarhum Ichsan Ibrahim pada tahun 1981di sanggar Cut Nyak Dhien yang menggambarkan perang sabi atau perang melawan kafir yang di tarikan oleh 7-9 penari wanita dengan property rencong dan 4 penari laki-laki dengan property pedang vertal,di iringi oleh syahi sebagai musik internal serta gendrang dan rapaie sebagai musik eksternal. Pada tari prang sabi terdapat tiga sesi, sesi pertama terdiri dari gerakan-gerakan silat dan menggambarkan penari sedang latihan silat untuk berperang, sesi kedua terdiri dari gerakan berperang menggunakan senjata(rencong) menggambarkan penari wanita sedang berlatih menggunakan senjata , pada sesi ketiga terdiri dari gerakan berperang dimana pada sesi terakhir penari wanita dan penari laki-laki mulai beradu senjata layaknya berperang dengan pola lantai membentuk lingkaran. Untuk pola lantai yang di gunakan banyak berbentuk pola w,pola vertical dan pola lingkaran.busana yang di pakai untuk penari wanita menggunakan pakaian adat aceh terdiri dari baju kurung,celana,songket,tali pinggang,simplah,selendang,ikat kepala,sanggul,bunga melati dan kalung. Untuk penari laki-laki menggunakan baju prajurit yang terdiri dari baju, tali pinggang,celana,topi, dan sepatu bot. Tata rian yang di gunakan untuk penari wanita menggunakan riasan cantik hanya saja tidak terlalun mencolok, untuk riasan penari laki-laki tidak menggunakan riasan. Tari ini biasa di tampilkan pada acara yang di selenggarakan pemerintah,penyambutan turis, hari pahlawan yang biasanya di pentaskan di luar ataupun di dalam gedung.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENYAJIAN TARI HIKAYAT PRANG SABI DISANGGAR CUT NYAK DHIEN BANDA ACEH (Putri Nova Yanti, 2019)
ANALISIS NILAI – NILAI KEBANGSAAN DALAM HIKAYAT PRANG SABI (SHIDQI DZAKIUL HANIF, 2020)
AN ANALYSIS OF ACEHNESE ARCHAIC WORDS IN HIKAYAT PRANG SABI (Siti Munawarah, 2018)
MAKNA DAN BENTUK PENYAJIAN TARI MARHABAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN BANDA ACEH (Rinda Maulana, 2014)
NOTASI LABAN TARI RATEB MEUSEUKAT DI SANGGAR SENI CUT NYAK DHIEN BANDA ACEH (WILYUZA, 2019)