HUBUNGAN KEKERABATAN FENETIK DELAPAN JENIS TUMBUHAN PAKU KELAS FILICINAE BERDASARKAN KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAN ANATOMI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN KEKERABATAN FENETIK DELAPAN JENIS TUMBUHAN PAKU KELAS FILICINAE BERDASARKAN KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAN ANATOMI


Pengarang

SURYADI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200150022

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Biologi Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

587.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Filicinae (paku sejati) merupakan salah satu kelas dari pteridophyta dengan spesies terbanyak yang hidup dan tersebar di Indonesia. Oleh karena itu tidak tertutup kemungkinan terjadinya pengklasifikasian yang berbeda untuk jenis yang sama. Untuk menghindari hal tersebut sangat perlu dilakukan suatu upaya khusus untuk mempermudah pengklasifikasian. Salah satunya adalah analisis kekerabatan fenetik yang lebih menekankan pada wawasan karakter taksonomi, jenis karakter dan jumlah karakter yang digunakan. Selain itu juga menawarkan prosedur yang ilmiah dan eksplisit dalam pengklasifikasian. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan bagaimana hubungan kekerabaatan fenetik delapan jenis tumbuhan paku kelas filicinae berdasarkan karakteristik morfologi dan anatomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan survey dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian adalah delapan jenis tumbuhan paku kelas filicinae. Pengambilan data dilakukan pada Agustus 2018. Parameter yang diukur adalah karakteristik morfologi dan anatomi tumbuhan paku filicinae. Data spesies tumbuhan paku, karakteristik morfologi dan anatomi dianalisis secara deskriptif yang akan ditampilkan dengan menggunakan gambar dan tabulasi, data jarak taksonomi dianalisis dengan menggunakan rumus JK dan data hubungan kekerabatan dianalisis dengan Analysis Cluster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari delapan jenis tumbuhan paku kelas filicinae terdiri atas 7 cluster (kombinasi). Hubungan kekerabatan terdekat yaitu spesies Nephrolepis cordifolia (L.) Schott. dengan Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott., dengan nilai Jarak Taksonomi 1,73 dan yang terjauh adalah spesies Nephrolepis cordifolia (L.) Schott., Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott., Davalia denticulata (Burm. F) ex. Kuhn., Pteris vitata L., Pyrrosia piloseloides (L.) M.G. Price., dan Drynaria bonni. H. Crist., Adiantum caudatum L., Crypsinus enervis (Cav.) Copel., dengan nilai Jarak Taksonomi 4,36. Hal ini menunjukkan bahwa kedua spesies yang memiliki nilai Jarak Taksonomi terkecil tersebut memiliki banyak ciri atau karakter yang sama secara morfologi maupun anatomi.

Kata kunci : Hubungan Kekerabatan, Fenetik, Jarak taksonomi, Tumbuhan paku kelas filicinae, Analisis cluster

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK