Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMANFAATAN TANAMAN TITHONIA DIVERSIFOLIA, RUMPUT VETIVERIA ZIZANIOIDES DAN RUMPUT BRACHIARIA HUMIDICOLA DALAM PENGENDALIAN EROSI PADA KEBUN KURMA LEMBAH BARBATEE, BLANG BINTANG ACEH BESAR
Pengarang
MAISURAH FADYA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405108010058
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
551.302
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Indonesia merupakan negara tropis dengan curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab terjadinya kerusakan tanah. Kerusakan tanah yaitu hilangnya lapisan tanah bagian atas yang subur untuk pertumbuhan tanaman. Hal ini menyebabkan berkurangnya kemampuan tanah untuk menyerap dan menahan air serta terjadi sedimentasi pada tempat-tempat penampungan air seperti waduk, sungai, danau, saluran irigasi dan areal pertanian. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam mengendalikan erosi yaitu metode vegetatif. Dalam penelitian ini, ada tiga jenis vegetasi yang digunakan yaitu tanaman Titonia (Tithonia diversifolia), rumput Vetiver (Vetiveria zizanioides) dan rumput Brachiaria (Brachiaria humidicola).
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen yang didasarkan pada pengamatan pengaruh penggunaan vegetasi dalam pengendalian erosi. Penelitian ini dilakukan di kebun Kurma Lembah Barbatee, Blangbintang, Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan dengan membudidayakan/menumbuhkan tanaman titonia, rumput vetiver dan rumput braciaria dilahan miring dengan menggunakan plot pengamatan erosi yang berukuran 150 cm x 150 cm x 30 cm. Pengukuran jumlah tanah tererosi dilakukan setelah hujan dengan menghitung jumlah tanah yang tertampung didalam wadah penampung sedimentasi yang ditempatnya diluar plot pengamatan.
Hasil pengukuran jumlah tanah tererosi yang diperoleh dari ketiga jenis vegetasi berbeda–beda. Rumput vetiver dapat mengurangi erosi pada awal penelitian atau 1 bulan setelah penanaman, kemudian tanaman titonia dapat mengurangi laju aliran permukaan setelah 2 bulan penanaman. Rumput brachiaria tidak mampu memperckecil terjadinya erosi karena pertumbuhannya yang lebih lambat dibandingkan dengan vetiver dan titonia sehingga tidak menutupi permukaan tanah dengan baik.
Tidak Tersedia Deskripsi
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KOTORAN TERNAK UNTUK MEMPERBAIKI SIFAT KIMIA TANAH DAN KUALITAS RUMPUT BRACHIARIA HUMIDICOLA (BH) PADA LAHAN PENGGEMBALAAN (Herawati Latif, 2025)
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAH DAN PRODUKSI RUMPUT BRACHIARI HUMIDICOLA AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KANDANG DARI KOTORAN SAPI DAN KOMPOS DI IE SEUM KECAMATAN MASJID RAYA ACEH BESAR (Helmy MJ, 2025)
PEMAMFAATAN KOTORAN TERNAK UNTUK MEMPERBAHARUI SIFAT-SIFAT FISIKA TANAH DAN PRODUKSI RUMPUT BRACHIARIA HUMIDICOLA (BH) PADA PADANG PENGEMBALAAN (Saiful Helmy, 2025)
PENGARUH TANAMAN STYLOSANTHES GUYANENCIS TERHADAP PRODUKSI BEBERAPA JENIS RUMPUT PADA SISTEM PENANAMAN BERCAMPUR (Dhasmanto, 2024)
PERBANDINGAN KEMAMPUAN RUMPUT PAIT (AXONOPUS COMPRESSUS) DAN RUMPUT ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA) SEBAGAI PENGENDALI EROSI PADA TANAH ORDO ULTISOLS (Safriani, 2017)