<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="63534">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN METODE KLASIFIKASI BIJI KOPI BERAS ARABIKA GAYO DAN ROBUSTA GAYO DENGAN METODE PCA (PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ilka Agusti Febriansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Kopi merupakan salah satu tanaman yang telah banyak dibudidayakan karena &#13;
memiliki manfaat dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi.Pengolahan kopi secara basah &#13;
dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara basah (full wash) dan semi basah (semi &#13;
wash). Pengolahan basah memiliki harga yang sangat tinggi dibandingkan dengan &#13;
pengolahan semi basah. Secara visual sulit mengidentifikasi perbedaan dari biji kopi beras &#13;
robusta proses basah (full wash) dengan kopi semi basah  (semi wash).Perlu adanya metode &#13;
untuk mendeteksi keaslian kopi yang cepat, ekonomis, mudah serta memiliki hasil yang &#13;
akurat seperti metode NIRS (Near Infrared Reflectance Spectroscopy). Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk  membangun metode klasifikasi kopi Arabika Gayo dan Robusta Gayo &#13;
dalam bentuk biji kopi beras denganpengolahan basah  (full wash)  dan pengolahan semi &#13;
basah  (semi washmenggunakan metode  Principal Component Analysis (PCA)  dengan&#13;
Pretreatment Standard Normal Variate (SNV), De-Trending (DT) IDerivative-2.&#13;
Penelitian ini menggunakan  kopi beras Arabika Gayo dan Robusta Gayo dengan &#13;
Pengolahan  pengolahan basah  (full wash)  dan pengolahan semi basah  (semi &#13;
wash).Pengukuran spektrum kopi menggunakan  Self developed  FT-IR IPTEK T-1516. &#13;
Spektrum NIRS dapat didapatkan dengan konfigurasi alur kerja alat (workflow)  yang &#13;
dibangun dengan menggunakan perangkat lunak terintegrasi Thermo Operation ®. Adapun &#13;
selang gelombang yang digunakan pada penelitian ini antara 1000 nm  -2500 nm dengan &#13;
interval 0.4 nm.Selanjutnya data spektrum diolah menggunakan  unscrambler software® X &#13;
version  10.1. Kemudian dilakukan pemeriksaan data outlier menggunakan metode  PCA &#13;
dengan kombinasi  Hotteling T&#13;
2&#13;
ellips.  Kemudian pemberian  pretretament  SNV, De-&#13;
Trending dan Derivative-2 untuk mengurangi pengaruh interferensi gelombang (noise) dan &#13;
memperbaiki hasil klasifikasi.  Selanjutnya pembuatan model klasifikasi  yang dibangun &#13;
menggunakan metode PCA.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan  Spektrum NIRS biji &#13;
kopi beras menunjukkan kandungan asam amino pada panjang gelombang (2250-2370 &#13;
nm), kadar air (1958-2034 nm) dan (1423-1468 nm), kafein (1745-1813 nm) serta lemak &#13;
(1201-1233 nm).Metode PCA mampu menghasilkan model yang baik untuk membedakan &#13;
biji kopi beras berdasakan pengolahannya pada varietas Arabika Gayo dan  Robusta Gayo &#13;
dengan zat dominan pembeda adalah asam amino dan lemak.NIRS dengan metode PCA &#13;
mampu mengklasifikasikan biji kopi beras berdasarkan proses pengolahannya dengan &#13;
hasil klasifikasinya 100%.  Penggunaan  pretreatment  tidak diperlukan dikarenakan &#13;
klasifikasi  nonpretreatment  memiliki hasil yang baik dengan nilai cumulative reliabilities&#13;
dari PC1 dan PC2 yaitu 100 % dan terklasifikasi sebesar 100%.</note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURE - ECONOMIC ASPECTS</topic>
 </subject>
 <classification>338.763&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>63534</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-18 12:25:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-10-14 13:12:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>