ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PASAR MODERN DAN PASAR TRADISIONAL DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PASAR MODERN DAN PASAR TRADISIONAL DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Cut Putri Fahrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505102010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Manusia merupakan makhluk yang memiliki berbagai kebutuhan. Kebutuhan tersebut dapat
terpenuhi melalui pasar. Ada 2 pasar yang saat ini dikenal yaitu pasar tradisional dan pasar modern.
Dewasa ini, masyarakat umumnya lebih memilih untuk berbelanja buah di pasar modern. Mereka
beranggapan bahwa pasar modern lebih memberikan kepuasan dibanding pasar tradisional.
Kepuasan konsumen dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya yang paling penting adalah kualitas
pelayanan, karena dengan pelayanan yang baik dan sesuai dengan harapan maka akan menciptakan
kepuasan bagi konsumen.
Kenyataan yang terjadi saat ini adalah tidak semua pasar mampu memenuhi kepuasan
konsumen dengan kualitas pelayanan yang mereka berikan. Pada salah satu pasar modern di Kota
Banda Aceh hal yang perlu menjadi perhatian yaitu tentang quality control terhadap buah yang dijual.
Konsumen melihat terdapat buah yang tidak segar dan pergantian penyediaan buah dilakukan saat
stock sudah habis saja, seharusnya dilakukan setiap hari atau setiap beberapa hari jadi buah selalu
dalam keadaan segar. Sedangkan pada pasar tradisional yang perlu diperhatikan adalah dari segi
kebersihan dan kenyamanan tempat.
Penelitian ini dilakukan di Suzuya Mall dan Pasar Peunayong Banda Aceh. Penentuan
sampel responden menggunakan teknik accidental sampling. Accidental sampling dilakukan dengan
mengambil sampel dari populasi yang secara kebetulan bertemu di lokasi penelitian saat berbelanja
buah. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 konsumen yang berbelanja buah dari masing-masing
pasar. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Data diolah dengan menggunakan
Analisis Gap Service Quality dan Analisis Kepuasan Berdasarkan Diagram IPA (Importance
Performance Analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Suzuya Mall terdapat 5 atribut yang bernilai gap
positif yaitu 3 diantaranya terdapat pada dimensi Tangible (Bukti Fisik), dimensi Assurance
(Jaminan) dan pada dimensi Empathy (Sikap Perhatian). Sedangkan pada Pasar Peunayong atribut
yang bernilai gap positif terdapat pada dimensi Tangible (Bukti Fisik) dan Reliability (Kehandalan).
Atribut-atribut yang disarankan untuk dibenahi adalah atribut yang berada pada kuadran I dan III.
Namun kuadran I merupakan prioritas utama untuk dibenahi. Pada Suzuya Mall terdapat 4 atribut
yang harus diperbaiki kualitas pelayanannya karena dirasa kurang memuaskan bagi konsumen.
Sedangkan pada Pasar Peunayong tidak ada atribut yang terletak pada kuadran I namun terdapat 7
atribut yang terletak pada kuadran III yang perlu dibenahi namun bukan prioritas utama.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK