Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENYIDIKAN TERHADAP PEMUFAKATAN JAHAT MELAKUKAN TINDAK PIDANA PREKURSOR NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRESTA BANDAACEH)
Pengarang
MUHAMMAD REMI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1503101010157
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Muhammad Remi,
2019 Penyidikan Terhadap Permufakatan Jahat Melakukan Tindak Pidana Prekursor Narkotika (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Polresta Banda Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vi, 60),pp.,tabl.,bibl.,fig.
Ainal Hadi, S.H, M.Hum.
Pasal 1 angka 2 KUHAP bahwa penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur undang-undang untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya. Namun berdasarkan penyidikan di lapangan, kepolisian sudah menetapkan tersangka ke dalam DPO kemudian melakukan upaya pencarian terhadap tersangka DPO tetap saja ada kendala dalam menyelesaikan penyidikan ini.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah menjelaskan prosedur penetapan tersangka DPO, upaya-upaya menemukan tersangka DPO, dan kendala dalam penyidikan ini.
Penelitian dilakukan dengan metode yuridis empiris. Analisis permasalahan dilakukan dengan mengolah data kepustakaan dengan mempelajari buku-buku, serta literatur hukum lainnya dan data lapangan dengan mewawancarai secara langsung ke responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan prosedur penetapan tersangka DPO diawali dengan menentukan tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup melalui gelar perkara,melakukan pemanggilan secara patut terhadap tersangka yang telah ditentukan,melakukan upaya paksa terhadap tersangka yang telah ditentukan karena tidak memenuhi panggilan, dan terakhir tersangka tersebut ditetapkan kedalam DPO. Upaya yang dilakukan untuk menemukan tersangka DPO adalah melacak posisi tersangka DPO, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mempublikasikan tersangka DPO ke Polda Aceh dan BNN Provinsi Aceh, razia, dan mempublikasikan kepada masyarakat melalui fungsi humas diwilayahnya. Kendala penyidik dalam penyidikan adalah kesulitan dalam menemukan tersangka DPO dan ketidakteserdiaan laboratorium forensik untuk melakukan pengecekan prekursor narkotika.
Disarankan kepada kepolisian untuk mengeluarkan peraturan kepolisian yang baru terkait tenggang waktu dalam pemanggilan tersangka DPO agar tiada celah bagi DPO untuk melarikan diri, Satresnarkoba Polresta Banda Aceh untuk mengevaluasi mekanisme pencarian tersangka DPO agar lebih efisien dan efektif sehingga penyidikan kasus ini tidak terhenti dan terus berlanjut ke proses penuntutan, serta disarankan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menemukan tersangka DPO dan disarankan kepada kepolisian untuk menyediakan Laboratorium Forensik di Banda Aceh guna memudahkan proses penyidikan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENYIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN MANUSIA PADA ETNIS ROHINGYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDA ACEH) (FARDIAN MUHAMMAD ZAKY, 2024)
PENYIDIKAN TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI POLDA ACEH) (Syarifah Sri Lidiawati, 2017)
TINDAK PIDANA NARKOTIKA YANG DILAKUKAN OLEH ORANG ASING DI WILAYAH ACEH (MAURA INDIRA RIZKA, 2017)
PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA JENIS SABU OLEH PEGAWAI NEGERI SIPIL (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRESTA BANDA ACEH) (Widya Putri, 2018)
TEKNIK PEMBELIAN TERSELUBUNG DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH ) (Satria Jefri, 2018)